70 Pekerja Penyandang Disabilitas Terima Bantuan Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Nasional

Kamis, 7 November 2019 | 21:33 WIB

191107213507-70-pe.jpg

Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo, ketika menyerahkan kartu jaminan sosial dari BPJS Ketenagakerjaan kepada para pekerja penyandang disabilitas


PARA pekerja penyandang disabilitas di Kota Solo, untuk pertama kalinya mendapat bantuan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan lewat Pemkot Solo. Pada tahap pertama ini, bantuan yang berasal dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan di Jakarta tersebut, diberikan kepada 70 orang pekerja penyandang disabilitas.

Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo, ketika menyerahkan bantuan dan kartu kepesertaan jaminan sosial tenaga kerja tersebut, di rumah dinas Tumenggungan, Kamis (7/11/2019), mengungkapkan, pemberian bantuan jaminan sosial bagi tenaga kerja penyandang disabilitas ini merupakan yang pertama. Menurut dia, di Kota Solo terdapat sekitar 1.000 orang penyandang disabilitas yang berstatus sebagai pekerja dan belum terjangkau BPJS Ketenagakerjaan.

"Pada tahap pertama ini memang baru 70 orang yang mendapat bantuan CSR. Kita berharap semua pekerja penyandang disabilitas mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan supaya mereka tenang dalam bekerja," katanya.

Iuran BPJS Ketenagakerjaan yang ditanggung melalui CSR tersebut, menurut Wakil Wali Kota Solo, hanya untuk dua program, yaitu pertanggungab untuk kecelakaan dan kematian. Sedangkan Pemkot Solo menanggung pembayaran iuran untuk risiko insiden.

"Meskipun bantuan tanggungan hanya untuk dua program, kita berharap semoga kartu BPJS di tangan para pekerja penyandang disabilitas tidak dipakai. Artinya, dalam menjalankan tugas dan pekerjaan para pekerja penyandang disabilitas tetap sehat dan selamat," tutur Achmad Purnomo.

Wakil Wali Kota Solo berpesan, meskipun kesehatan dan risiko kerja para pekerja sudah dijamin atas tanggungan BPJS, para pekerja penyandang disabilitas diminta tetap hati-hati supaya selamat. Pertanggungan BPJS, katanya, hanya sebagai payung supaya para penyandang disabilitas nyaman dan menjalankan tugas dan pekerjaannya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA