Kamis Pagi Ini, Sidang Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan Dilanjutkan

Meja Hijau

Rabu, 6 Mei 2020 | 09:10 WIB

200506091244-kamis.jpg

SIDANG kasus penyiraman air keras yang dialami oleh Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dengan dua terdakwa, Ronny Bugis dan Rahmat Kadir, kembali berlanjut Rabu ini dengan agenda pemeriksaan empat saksi.

"Sidangnya seperti biasa (mulai pukul 10.00 WIB), dengan agenda pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh jaksa," kata Jaksa Penuntut Umum, Fedrik Adhar yang menangani kasus itu.

Fedrik mengatakan, dari keempat orang yang direncanakan hadir untuk bersaksi, baru dua orang yang menyatakan dapat hadir di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada pukul 10.00 WIB. "Yang terkonfirmasi baru dua orang," ujar Fedrik.

Sidang ini dilanjutkan kembali usai ditunda selama satu pekan sejak Kamis (30/4/2020) dengan agenda serupa, yaitu pemeriksaan saksi.

Pada agenda pekan lalu, Novel Baswedan selaku korban beserta tetangganya, Yasri Yuda Yahya yang membuat laporan kejadian yang dialami Novel bersaksi selama hampir lima jam.

Ada satu dakwaan primer yang dibacakan disertai dua dakwaan subsider yang dijeratkan kepada kedua terdakwa dengan ancaman hukuman, yaitu Pasal 355 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP subsider Pasal 353 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, Lebih subsider Pasal 351 ayat (2) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Keduanya dijerat dengan pasal penganiayaan berencana dan telah mengakibatkan Novel Baswedan sebagai korban mengalami kerugian berupa keterbatasan fisik, yaitu kerusakan kornea mata.

Tidak ada pengajuan nota pembelaan atau eksepsi dari kedua terdakwa sehingga proses persidangan berjalan ke tahap pemeriksaan saksi.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA