Kasus Video Porno Berseragam PNS di Purwakarta Mulai Disidangkan

Meja Hijau

Kamis, 12 Desember 2019 | 18:55 WIB

191212185222-kasus.jpg

dok

ilustrasi

KASUS penyeraban video porno yang pemerannya mengenakan seragam PNS di Purwakarta, mulai disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Kamis (12/12/2019). Terdakwa RIA didakwa melanggar pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Terdakwa RI terancam hukuman maksimal 6 tahun penjara. Hal itu terungkap dalam persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Suwanto. Sidang beragendakan pembacaan dakwaan dan berlangsung secara tertutup.

Dalam dakwaanya, JPU Kejati Jabar Cucu menyebutkan, terdakwa dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan atau mentransmisikan atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.

"Perbuatan itu dilakukan terdakwa sekitar Agustus 2019  pukul 20.00 WIB bertempat di Gang Saledri RW 02, RT 10,  Sindangkasih Purwakarta," ungkap JPU.

Ditambahkan JPU, perbuatan terdakwa terungkap pada 14 September 2019 saat saksi Ricky Adityansay dan Revi Ahman Kuswandi melakukan patroli cyber di media sosial. Keduanya menemukan akun Twitter yang memuat video yang memiliki muatan keasusilaan dengan judul "Ritual Sehabis Dijemput". Video memuat hubungan suami istri dalam kendaraan roda empat dengan memakai seragam PNS.

Setelah ditelusuri, video itu ternyata sudah menyebar di sejumlah akun Twitter, bahkan sempat viral. Saksi Ricky dan Revi melakukan penelusuran profiling dan hasilnya ditemukan pemeran perempuan berinisial RJ, salah satu guru honorer RJ di salah satu sekolah swasta di Purwakarta.

"Kemudian kedua saksi melakukan penyelidikan dan penyidikan, dan diketahui jika adegan tersebut dilakukan RJ bareng dengan terdakwa," jelas JPU.

Dari hasil penyidikan diketahui jika adegan tersebut direkam oleh terdakwa dan disimpan dalam ponselnya kemudian dipindahkan ke googledrive. Kemudian sekitar Agustus 2019 terdakwa masuk ke akun Facebooknya dan mencari grup kumpulan video porno.

"Dua hari kemudian terdakwa membagikan foto dan video adegan suami istri dengan RJ ke dalam grup tersebut," ujarnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA