Arema Akui Gol Pertama Persib Runtuhkan Mental

Liga Indonesia

Selasa, 12 November 2019 | 18:46 WIB

191112184753-arema.jpg

Darma Legi

PARA Pemain Persib Bandung merayakan gol ke tiga yang dicetak Frets Butuan ke gawang Arema FC pada lanjutan Liga 1 2019 di stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kab. Bandung, Selasa (12/11/2019).


GOL pertama Persib Bandung, diakui Pelatih Arema FC Milomir Seslija, menghancurkan permainan timnya. Akibatnya, Arema harus mengakui keunggulan Persib, dalam laga tunda Liga 1 2019, di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (12/11/2019) petang.

Dalam laga itu, Persib menang 3-0 atas tim berjuluk Singo Edan tersebut. Gol pertama Persib dicetak di awal-awal pertandingan atau tepatnya menit ke-6 via Kim Jeffrey Kurniawan.

Namun, gol ini sempat diprotes para pemain Arema, karena sebelum Persib mencetak gol ada salah satu pemain tim tamu, yakni Jayus Hariono yang terkapar di tengah lapangan. Hanya saja, wasit mengindahkan hal itu dan tetap melanjutkan pertandingan.

"Gol pertama menghancurkan pertandingan ini. Kalaupun bukan pelanggaran, seharusnya wasit memberikan fair play," ujar Milo, sapaan akrabnya, dalam jumpa pers setelah laga.

Milo tidak menyangkal, gol tersebut meruntuhkan mental anak asuhnya, sehingga Arema tidak bisa mengontrol jalannya pertandingan di babak pertama. Hal itu terbukti dengan dua gol selanjutnya yang dicetak tuan rumah melalui Omid Nazari (36) dan Frets Butuan (40).

"Gol pertama jelas merubah jalannya pertandingan, meski di babak kedua kami sedikit membaik," cetus Milo.

Pelatih asal Bosnia itu juga mengakui absennya sejumlah pemain penting menjadi faktor timnya mesti tumbang pada laga kali ini. Beberapa pemain Arema mesti absen karena berbagai alasan, seperti Agil Munawar, Hendro Siswanto, dan Hamka Hamzah, yang terkena sanksi akumulasi kartu kuning.

Selain sanksi, Hendro pun mesti bergabung dengan tim nasional Indonesia bersama Dendi Santoso. Kemudian, Muhammad Rafli dan Hanif Sjahbandi juga harus absen karena bergabung dengan timnas U-22 Indonesia. Sedangkan penyerang Dedik Setiawan tengah berkutat dengan cedera lutut.

"Kami kehilangan banyak pemain di posisi vital, Hamka, Dendi, Dedik, Hendro. Kami kehilangan pemain yang posisinya tidak mudah digantikan oleh pemain lain," pungkasnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA