Hearing Dialog

Komisi IV DPRD Jabar Bahas Pengelolaan Sampah Bersama Relawan Bank Sampah

Kabar DPRD Jabar

Senin, 11 November 2019 | 09:01 WIB

191111090231-komis.jpg

ist


SEBAGAI tindaklanjut dari aspirasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah, Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat gelar Hearing Dialog bersama stakeholder terkait dan unsur masyarakat yang didominasi oleh para relawan bank sampah Kota Depok, Jumat (8/11/2019) lalu.

Selain berdiskusi mengenai pengelolaan sampah, Komisi IV DPRD Jabar juga menyosialisasikan rencana pengoperasian Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Lulut Nambo.

"Saya senang dengan kegiatan seperti ini, pembahasan bisa fokus. Tidak seperti reses, ketika semua permasalahan disampaikan sehingga dengan dialog hearing ini kita fokus pada satu tema. Dengan ini mudah untuk menangani permasalahan yang saat ini terjadi dan dirasakan oleh masyarakat," ucap Ketua Komisi IV DPRD Jawa Barat Imam Budi Hartono.

Ia menginginkan melalui kesempatan hearing dialog itu dapat menghasilkan solusi bagi penanganan sampah di Jawa Barat.

"Kita ingin supaya (permasalahan) sampah d Jawa Barat ini bisa tertangani secara baik. Kota/Kabupaten yang tidak menangani secara baik seperti TPAS nya sudah tidak bisa beroperasi dengan baik maka dibuatlah TPPAS Regional ini," katanya.

Imam menyebut, TPPAS Lulut Nambo merupakan TPPAS Regional ke dua yang dimiliki oleh Pemdaprov Jabar setelah TPPAS Regional Legoknangka.

"Ke depan kita sudah merencanakan akan membuat dua lagi TPPAS Regional yang terletak di daerah Cirebonan, dan di wilayah Karawang yang masuk di rencana tata ruang wilayah" ujarnya.

Mengenai TPPAS Regional, Imam berharap, keberadaannya dapat membantu proses pengelolaan sampah di setiap kabupaten/kota di Jawa Barat dengan teknik pengelolaan yang lebih modern.

"TPPAS Regional ini proses pengelolaan sampah dilakukan secara modern, sehingga sampah ini tidak lagi menjadi momok tetapi dengn TPPAS Regional ini sampah akan dimanfaatkan menjadi sumber energi," tuturnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA