Film Horor Komedi "Djoerig Salawe" Mengusung Budaya Lokal Sunda

Hiburan

Jumat, 14 Februari 2020 | 16:06 WIB

200214161439-film-.jpg

istimewa

Bagi penggemar film horor bakal banyak sajian menjanjikan di tahun ini. Salah satunya adalah film ”Djoerig Salawe” merupakan film kelima produksi MBK Pictures.

“Ceritanya unik. Merupakan kejadian nyata yang dialami oleh salah satu tokoh dalam film ini,” ujar Eksekutif Produser, dr. Robby Hilman, saat rilis teaser dan poster resmi film ini, di studio XXI Plasa Senayan, Jakarta, Rabu (12/02/2020).

Film ini banyak mengambil latar belakang budaya masyarakat Sunda, serta proses syutingnya banyak dilakukan kawasan Jawa Barat. Tak hanya itu, para pemain dan pemerannya, banyak menggunakan logat dan bahasa Sunda.

Namun demikian film ini bukan hanya wajib ditonton orang Sunda. “Meski banyak logat Sunda dan kultur Sunda-nya kental tetapi film ini bisa dinikmati di berbagai daerah di Indonesia karena memang bercerita tentang keseharian masyarakat di Indonesia,” ujar Robby.

”Djoerig Salawe” juga menjadi film komedi horor yang didukung sejumlah bintang komedi dan stand-up populer. Menawarkan kelucuan, komikal maupun slapstick, plus adegan-adegan penuh ketegangan dan mengejutkan. Beberapa adegan bahkan merupakan set-piece jump-scare yang mengagetkan.

”Djoerig Salawe” menjadi film horor yang sangat menghibur dengan segala kelucuan para bintang komedi yang terlibat. Sebut saja peran lurah yang dimainkan Joe P Project, Anyun, maupun Aming. Belum lagi kelucuan Fico Fachreza, Mongol, maupun Babe Cabita. Bintang-bintang jelita seperti Nadine Alexandra, Mega Carefansa, Gabriella Desta. Para artis lain yang terlibat di film ini, diantaranya; Ben Kasyafani, Dimas Andrean, Inggrid Widjanarko, dan Candil.

Lakon ”Djoerig Salawe” berdasarkan pada kisah nyata. Kejadian nyata ini dialami salah satu tokoh yang ikut bermain di film ini. Peristiwa yang berbau supranatural ini sangat unik dan menarik. Sangat lekat dengan budaya-budaya masyarakat yang suka datang ke dukun, yang masih mempercayai peristiwa-peristiwa mistis. Bermain togel (toto gelap), bermain tebakan angka, sangat populer pada masanya.

Ringkasan Cerita
Dua jawara desa – Adang dan Asep -- bersaing menjadi calon lurah. Meski Adang menang, ia justru bangkrut dan ditinggal istri. Sementara Asep justru makin kaya raya. Bahkan mampu melunasi utang Adang. Kini, Asep bisa menagih utang kepada Adang.

Dari cerita Ujang, Adang tahu bahwa Asep mendapatkan kekayaan melalui dukun Rojan. Adang pun meminta Rojan, cara memenangkan judi togel. Rojan menyanggupi setelah Adang menawarkan jabatan wakil lurah.

Tak cuma bersaing memperebutkan jabatan lurah, Adang dan Asep juga bersaing memikat hati Mince. Tapi ibu Mince – Bu Iroh – mengingatkan bahwa Adang dan Asep bukanlah lelaki baik dan keduanya sudah beristri.

Desa gempar ketika teror setan pocong merebak. Tak hanya pocong, muncul babi ngepet dan tuyul yang menjadi pertanda bahwa ada warga yang memelihara memedi untuk mendapatkan kekayaan.

Film yang disutradarai Sahrul Gibran, serta ceritanya ditulis Fajar Umbara, dan Isman H ini, segera dirilis Kamis, 26 Maret 2020 mendatang.

Editor: boedi azwar

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA