Sendiri Berbekal Kursus Tiga Bulan

Menangi The Voice Jerman, Remaja Cirebon Claudia Santoso Pukau Publik Eropa

Hiburan

Senin, 11 November 2019 | 11:53 WIB

191111115409-sendi.jpg

okzn


Remaja Tanah Air asal Cirebon, Claudia Emmanuela Santoso akhirnya memenangi ajang pencarian bakat The Voice Jerman musim ke-9. Membawakan lagu milik Whitney Houston, I Have Nothing di final yang disiarkan  Prosieben semalam, Claudia mengalahkan saingannya  Fidi Steinbeck, Freschta Akbarzada, Erwin Kintop dan Lucas Rieger.

Terdengar luar biasa, kisah Claudia yang memukau sejak Blind Audition meraih mimpi  memang sangat tak biasa. Tak hanya membuat empat juri Mark Forster, Alice Merton, Sido dan Rea Garvey menginginkannya bergabung dengan tim mereka, perjalanan Wong Grage yang satu ini pun sangat inspirasional.

Bawakan Listen milik Beyonce di final.

Dikutip dari CW.com Claudia yang menggemari The Voice Jerman sejak di Tanah Air sekali berucap jika dirinya berada di negara yang baru saja merayakan 30 tahun runtuhnya Tembok Berlin itu, ia tak akan ragu mendaftarkan diri. Dan vokalis berambut panjang ini tak hanya berucap.

Lebih dari itu, Claudia yang sejak awal membawakan Never Enough dari film The Greatest Showman difavoritkan juara, bertekad melakukan apa pun untuk mengikuti ajang pencarian bakat kesukaannya itu. Memutuskan dimentori musisi pop Alice Mertons, remaja berusia 18 tahun itu meninggalkan Cirebon pertengahan tahun lalu dan mendaftarkan diri sebagai peserta.

Congrats!

Tapi semua tak sesingkat itu. Berbekal kursus bahasa Jerman tiga bulan saja, Claudia sudah mengasah vokal sejak usia empat tahun. Ia juga mengikuti les piano dan biola. Kini sukses yang diraihnya di Jerman membuat follower akun Instagram miliknya melesat hingga 120,000 followers.

Video penampilan pertamanya di The Voice Jerman pun sudah dilihat lebih dari 22 juta kali di kanal YouTube. Sukses Claudia juga membuat warga Cirebon ikut merayakannya. Mereka memberikan dukungan dengan nonton bareng. Menyusul keberhasilannya Konsul Jenderal Indonesia di Frankfurt ikut memberikan selamat melalui akun Twitter.

Sendiri meraih mimpi di Munich. (vis CW)

Lalu apa harapannya? “Saya berharap dapat belajar banyak dengan berpartisipasi dalam The Voice of Germany. Dan yang paling penting bagi saya adalah menciptakan sesuatu, lagu sendiri atau single," katanya. Selain bermimpi menggelar konser Claudia  juga ingin melanjutkan studi musiknya di Munich.

Di Munich, ia pun aktif bersama komunitas sesama warga Indonesia  yang ikut membantunya meredam homesick. Apalagi selama pindah ke Jerman Claudia memang sendirian tanpa keluarga. Kini perjalanan pertamanya tuntas sudah. Ia berharap mampu berkontribusi melalui keberhasilannya bersama The Voice Jerman.

Onward!

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA