Prostitusi Online "Nomaden", Muncikari Asal Bandung Jajakan PSK di Surabaya

Halo Polisi

Jumat, 15 Mei 2020 | 14:06 WIB

200515140638-prost.jpeg

net

ilustrasi

POLRESTABES Surabaya mengungkap kasus prostitusi online yang beroperasi di sebuah hotel di Kota Surabaya, Jawa Timur. Sebanyak 7 muncikari dan 7 wanita pelayan kencan seksual alias perempuan seks komersial (PSK) ditangkap dalam kasus penggerebekan itu.

Para muncikari yang ditangkap semuanya berasal dari Bandung. Mereka yaitu EM (21), SA (21), EW (21), AM (19), DNA (24), MR (21), dan AH (27). Kepala Unit Jatanres Polrestabes Surabaya, Iptu Agung Kurnia Putra menyatakan, penggerebekan dilakukan pada Minggu malam lalu.

Sebelum digerebek, para muncikari sudah menjalankan bisnis haramnya di Surabaya selama lima hari. Di Kota Pahlawan itu mereka menyewa lima kamar di lantai dua sebuah hotel. Tersangka kemudian menawarkan jasa seksual tujuh wanita binaannya melalui aplikasi media sosial.

Kepada lelaki hidung belang, tersangka memasang tarif Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta untuk sekali kencan. Dalam sehari, jika kondisi ramai, satu wanita binaan mampu melayani 5 sampai 7 orang tamu.

Agung seperti dilansir dari vivanews, Jumat (15/5/2020) mengungkapkan, uang jasa kencan dibagi dua, antara muncikari dengan wanita pelayan kencan. Berdasarkan keterangan tersangka, prostitusi yang dijalankan selalu erpindah-pindah atau semacam nomaden dari satu kota ke kota lain.

"Kalau ramai, dia (tersangka) tetap stay di Surabaya, tapi kalau sepi mereka pindah tempat," tambah Agung.

Para tersangka yang kini sudah ditahan itu dijerat Pasal 2 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 dan/atau Pasal 296 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan atau Pasal 506 KUHP.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA