Ditreskrimum : Sunda Empire Tidak Memungut Biaya oada Anggotanya

Halo Polisi

Rabu, 29 Januari 2020 | 15:30 WIB

200129153007-ditre.jpg

DIREKTUR Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Kombes Pol Hendra Suhartiyono menyebut Sunda Empire tidak memungut biaya kepada setiap anggotanya. Hal itu terungkap usai pemeriksaan terhadap tiga orang tersangka yang merupakan petinggi Sunda Empire.
Hendra mengatakan, kelompok tersebut telah beberapa kali menggelar kegiatan di Villa Isola, komplek Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung. Namun, para anggota tidak diharuskan membayar kepada petinggi Sunda Empire.
"Secara pasti kita belum tahu jumlah anggotanya, tapi katanya ada sekitar seribuan. Pungutan tidak semua, hanya sukarela, jadi iuran sukarela," ujar Hendra di Mapolda Jabar, Rabu (29/1/2020).
Lebih lanjut Hendra menjelaskan, sampai saat ini Polisi baru menetapkan tiga tersangka, yaitu Nasri Banks, Raden Ratna Ningrum, dan Ki Agung Raden Rangga Sasana. Namun dia tak menampik apabila nanti ada penambahan tersangka lain.
"Jika ada tambahan dan alat bukti cukup ada tindakan lain, mungkin nambah (tersangka)," kata Hendra.
Tiga orang petinggi Sunda Empire telah ditetapkan tersangka oleh polisi. Ketiga orang tersebut, yaitu Nasri Bank sebagai Perdana Menteri, Raden Ratna Ningrum sebagai Kaisar, dan Ki Agung Raden Rangga Sasana sebagai Sekretaris Jenderal Sunda Empire.
Ketiganya telah diduga melakukan penyebaran berita bohong atau hokas kepada masyarakat. Mereka pun terancam hukuman penjara selama 10 tahun

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA