Sapan-Tegalluar Masih Banjir, Polisi Disiagakan

Halo Polisi

Senin, 27 Januari 2020 | 08:48 WIB

200127084925-sapan.jpg

BENCANA banjir masih melanda kawasan Desa Bojongemas Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung, Senin (27/1/2020) ini. Luapan Sungai Citarik dan Sungai Citarum sempat menggenangi akses Jalan Sapan-Tegalluar selama dua hari terakhir lalu, sejak Sabtu-Minggu (25-26/1/2020).

Menghadapi kerawanan bencana banjir tersebut, sejumlah personil Polsek Solokanjeruk disiagakan di kawasan Jalan Sapan Desa Bojongemas yang merupakan daerah rawan genangan banjir.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan,S.IK, melalui Kapolsek Solokanjeruk Iptu Rizky Aulia Pratama  menegaskan, telah memerintahkan jajarannya bersiaga antisipasi kemungkinan terjadinya bencana banjir di wilayah masing-masing yang diakibatkan curah hujan yang sangat tinggi di wilayah Kabupaten Bandung.

"Bahwa  jajaran Polsek Solokanjeruk telah melaksanakan apa yang diperintahkan oleh Pak Kapolresta Bandung. Setiap kali hujan turun mengguyur wilayah Kecamatan Solokanjeruk, maka Unit Binmas dan Unit Sabhara Polsek Solokanjeruk langsung melaksanakan patroli ketempat tempat yang yang dianggap rawan terjadi banjir. Di lokasi banjir, petugas melaksanakan himbauan kepada warga setempat agar senantiasa waspada,"  kata Rizky.

Kawasan yang sempat tergenang banjir di Kampung Rancalongong dan Kampung Rancakemit Desa Solokanjeruk, Kampung Cempaka Desa Panyadap, yang disebabkan luapan Sungai Citarik dan Sungai Citarum.

"Sejak Sabtu dan Minggu kemarin, petugas terus patroli dan memantau lokasi banjir. Ketinggi air yang mencapai 50-60 cm di Jalan Sapan Bojongemas tidak bisa dilalui kendaraan," katanya.

Untuk mengantisipasi kejadian yang tak diharapkan, kata Rizky, Polsek Solokanjeruk Polresta Bandung sampai hari ini disiagakan di lokasi banjir, selain melaksanakan patroli.

"Kita mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dalam menghadapi musim hujan karena rawan banjir," ungkapnya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA