Lewat Medsos, Polisi Pertemukan Dua Balita yang Terpisah Dari Orang Tuanya

Halo Polisi

Sabtu, 25 Januari 2020 | 22:29 WIB

200125221434-lewat.jpg

PETUGAS kepolisian dari Polresta Bandung berhasil mempertemukan dua anak balita warga Cileunyi Kabupaten Bandung yang terpisah dari orang tuanya.

Kejadian bermula saat pemilik show room bernama Tohari di Jalan Raya Rancaekek Kabupaten Bandung melihat dua orang balita menangis, tepatnya di depan rumah makan Ojolali Rancaekek Kabupaten Bandung.

Kemudian, Tohari melaporkan penemuan anak tersebut kepada Iptu Iwan, petugas kepolisian dari Polresta Bandung yang sedang berpatroli. Selanjutnya Iptu Iwan berkordinasi dengan Polsek setempat dan melakukan himbauan di sejumlah media sosial atas ditemukannya dua anak balita tersebut.

Tidak berapa lama, melalui media sosial, sejumlah netizen merespon atas himbauan dua anak balita hilang tersebut. Bahkan sejumlah warga yang mengaku tetangga dari orang tua balita tersebut mendatangi tempat kejadian untuk membawa kedua balita tersebut.

Namun, pihak kepolisian tidak memberikan kedua anak balita tersebut selain kepada orang tuanya.

"Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, kita tidak bisa menyerahkan kedua anak balita ini kepada selain orang tuanya," kata Iptu Iwan yang juga menjabat sebagai KBO Satlantas Polresta Bandung.

Tidak berapa lama kemudian, Asep Firman warga Kampung Pajaten Desa Cileunyi, orang tua dari kedua anak balita yang diketahui bernama Fahmi dan Hilmi tersebut datang. Firman mengaku anaknya hilang saat ditinggal kerja.

Ia pun mengaku lengah dan meminta maaf kepada masyarakat. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu menemukan kedua anaknya.

"Saya ucapkan terima kasih kepada warga dan pihak kepolisian khususnya Polresta Bandung yang telah membantu mempertemukan kembali saya dengan kedua anak sayam" ucap Firman.

Diketahui anak balita tersebut telah berjalan hingga lebih dari 10 km dari tempat hilangnya kedua balita tersebut. Lebih lanjut Iptu Iwan menghimbau agar selalu ekstra dalam menjaga anak-anak balita agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Kami menghimbau kepada para orang tua untuk lebih berhati-hati dalam menjaga anak-anaknya, terutama anak-anak yang masih balita harus lebih ekstra menjaganya," kata Iptu Iwan.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA