Ibadah Umrah Ditunda, Uang Calon Jemaah Tertahan di Maskapai dan Hotel

Haji

Selasa, 21 April 2020 | 12:53 WIB

200421125128-ibada.jpg

dok

Kondisi Masjidil Haram setelah adanya pandemi Covid-19.

FORUM Komunikasi dan Silaturahmi Penyelenggara Umrah dan Haji (FKS Patuh) Jabar menyatakan sebagian besar uang calon jemaah umrah masih tertahan di maskapai penerbangan dan hotel. Untuk pengembalian uang juga butuh waktu sehingga FKS Patuh Jabar menyarankan adanya penjadwalan ulang umrah.

"Uang calon jemaah umrah tidak semuanya berada di PPIU (perusahaan penyelenggara ibadah umrah) atau biro umrah," kata Ketua FKS Patuh Jabar, Wasan R. Msbach saat dihubungi, Selasa (21/4/2020).

Apalagi untuk jamaah yang di jadwalkan berangkat di Februari dan Maret lalu semuanya sudah dibayarkan untuk keperluan umrah.

"Penutupan ibadah umrah oleh Arab Saudi mulai 27 Februari lalu sehingga keberangkatan jemaah mulai 27 Februari sampai kini tertunda semuanya. Namun kami sudah membayarkan uang jemaah kepada maskapai, hotel, katering maupun visa terutama untuk keberangkatan Februari dan Maret," ujarnya seperti ditulis wartawan "PR", Sarnapi.

Karena uang jemaah tersebut sudah ke pihak lain, kata Wawan, perlu mekanisme untuk pengembalian dananya. "Apalagi sewa hotel di tanah suci tidak langsung ke pihak hotel melainkan banyak juga travel umrah yang pakai perantara. Ini bedanya sewa hotel untuk wisata dan umrah," ujarnya.

Kalau untuk keberangkatan jemaah di April dan selanjutnya bisa jadi masih ada sebagian uangnya di travel umrah.
"Untuk itu, kami mohon agar calon jemaah umrah juga memahami kondisi ini. Kami menyarankan agar calon jemaah umrah menjadwalkan ulang keberangkatan umrah pada September mendatang setelah tidak ada lagi pandemi Corona," ujarnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA