Sosok di Balik Penghancuran Makam Nabi Yunus, Terlalu Berat Mufti ISIS Diangkut dengan Truk Terbuka

Dunia

Minggu, 19 Januari 2020 | 15:45 WIB

200119150520-perin.jpg

dailymail

Seorang mufti ISIS terpaksa dibawa pasukan keamanan Irak dengan bak terbuka karena berbobot sangat berat. Dikutip dari DailyMail beberapa waktu lalu, mufti Shifa Al Nima yang dianggap sebagai salah satu “hasil signifikan”  sweeping terbesar ISIS dalam beberapa bulan terakhir, diangkut dari Mosul  setelah digerebek di tempat persembunyiannya.

Dijuluki Jabba The Hutt, sosok antagonis mirip siput dalam  Star Wars, Al Nima dikenal sebagai pemimpin yang bertugas mengeluarkan fatwa atau peraturan dalam operasional ISIS. Di antaranya eksekusi ulama dan perusakan situs yang dianggap tak sesuai perjuangan.

Berbobot lebih dari 130 kg.

Namun penangkapan Al Nima tak berlangsung mulus karena tak bisa dibawa  dengan mobil polisi. Akhirnya dengan pengamanan bersenapan mesin ia diamankan dengan kendaraan bak terbuka.

Tidak jelas bagaimana sosok yang dilaporkan memiliki berat setidaknya 136 kg itu ditemukan dari tempat persembunyiannya. Polisi Irak hanya mengatakan Al Nima merupakan pemimpin utama ISIS.

Dijuluki Abu Abdul-Bari, Al Nima  dituduh memerintahkan penghancuran makam Nabi Yunus yang juga situs bersejarah umat Kristen dan Muslim di Mosul pada tahun 2014.

Diangkut bak terbuka.

Penangkapan Al Nima ini disambut para pejuang anti-ISIS termasuk anggota pasukan Inggris yang berperang melawan ISIS di Suriah, Macer Gifford. “Jabba the Hutt dari ISIS telah diamankan di Mosul. Dia bertanggung jawab atas eksekusi para pria, wanita, dan anak-anak.”

Sementara aktivis dan pendiri think-tank kontra-ekstremis Maajid Nawaz menyebut penangkapan Al Nima membawa pesan positif bagi warga Suriah dan Irak.



Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA