Letusan Gunung Taal Berpotensi Timbulkan Tsunami Vulkanik, Ribuan Orang Mengungsi

Dunia

Senin, 13 Januari 2020 | 00:21 WIB

200113002111-letus.jpg

Daily Express

GUNUNG Taal di wilayah selatan Ibu Kota Filipina, Manila, Ahad (12/1/2020), melontarkan kerikil hingga setinggi 15 kilometer. Bencana alam ini memaksa ribuan orang mengungsi serta peringatan kemungkinan letusan eksplosif dan tsunami vulkanik.

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs) menaikkan tingkat kewaspadaan Taal menjadi 4 dari 5, yang berarti "letusan berbahaya bisa terjadi dalam beberapa jam hingga beberapa hari ke depan".

Hasil gambar untuk taal mountain philippines airport

Phivolcs juga memperingatkan kemungkinan bahaya tsunami vulkanik dan aliran awan panas serta material vulkanik yang cepat bisa menghantam area di sekitar Danau Taal, tempat liburan akhir pekan yang populer bagi warga Manila.

Evakuasi sekitar 8.000 penduduk yang tinggal di sekitar Danau Taal dan kota-kota berisiko tinggi sedang berlangsung. Badan Penanggulangan Bencana Nasional Filipina mengatakan, sebanyak 6.000 orang sudah keluar dari zona bahaya pada Ahad malam.

Debu vulkanik Taal terbang hingga Manila, memaksa pembatalan penerbangan di bandara internasional ibu kota yang sibuk.
General Manager Ninoy Aquino International Airport Ed Monreal bilang, penangguhan akan berlanjut hingga Senin karena ada abu di landasan.

Pemerintah setempat juga meliburkan sekolah-sekolah pada Senin (13/1/2020) dan mendesak masyarakat untuk tetap tinggal di dalam rumah. Gumpalan abu terlihat jelas dari kota terdekat Tagaytay, tempat pengamatan gunung berapi.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte telah menginstruksikan pihak berwenang untuk mengevakuasi penduduk dalam jangkauan letusan Taal keluar dari zona bahaya.

Editor: H. D. Aditya

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA