Bolak-Balik Bawa Setumpuk Uang untuk Judi di Singapura, WNI Didenda Ratusan Juta Rupiah

Dunia

Kamis, 12 Desember 2019 | 20:37 WIB

191212203413-bolak.jpg

dok

ilustrasi

SEORANG warga negara Indonesia (WNI) didenda sebesar 16 ribu dolar Singapura atau setara Rp 165 juta karena membawa uang tunai dengan total Rp 16,5 miliar selama empat tahun terakhir. Uang itu dibawa bolak-balik untuk bermain judi di Singapura.

WNI tersebut didenda lantaran tidak melaporkan atau mendeklarasikan uang tersebut saat tiba di bandara. Wardoyo Suro Wijoyo mengaku bersalah atas empat dakwaan tidak mendeklarasikan uang saat tiba di Bandara Changi di mana 33 dakwaan lainnya sedang dipertimbangkan.

Dalam sidang di pengadilan, Wardoyo didakwa karena membawa uang sebanyak 21.300 dolar Singapura dan 110.000 dolar Singapura dalam berbagai perjalanan keluar-masuk Bandara Changi, antara April 2015 hingga Juni 2019.

Dilansir dari vivanews.com, Wardoyo lalu ditangkap pada 28 Juni tahun ini setelah tiba dalam penerbangan dari Indonesia dan dihentikan untuk pemeriksaan rutin oleh petugas Immigration & Checkpoints Authority (ICA). Saat diperiksa, Wardoyo mengaku tidak membawa barang yang harus dilaporkan.

Namun, saat petugas memeriksa tas WNI itu, ditemukan uang sebesar 47.500 dolar Singapura dan sejumlah rupiah. Uang tunai itu disita dan Wardoyo mengaku kerap membawa uang tunai keluar dari Singapura dalam kesempatan lain.

Dilansir dari Channel News Asia, Undang-undang Singapura menetapkan bahwa siapa pun yang membawa uang sebesar 20.000 dolar Singapura (lebih dari Rp 200 juta) ke dalam atau ke luar Singapura, harus melapor atau membuat deklarasi berdasarkan Undang-undang Korupsi, Perdagangan Obat-obatan dan Kejahatan Berat Lainnya.

Mereka yang melakukannya tanpa deklarasi, akan diganjar hukuman penjara hingga tiga tahun dan maksimum denda 50.000 dolar Singapura (lebih dari Rp 500 juta) atau keduanya.

Wakil Jaksa Penuntut Umum, Kenneth Chin, mencatat tidak ada bukti pria berusia 59 tahun itu akan melakukan tindakan ilegal. Jaksa akhirnya menjatuhkan denda. Sementara itu dalam pengadilan, Wardoyo mengungkapkan penyesalan atas pelanggaran tersebut dan meminta denda yang paling ringan.

Ketika ditanya oleh hakim mengapa ia membawa sejumlah besar uang ketika melintasi perbatasan, Wardoyo mengaku menggunakan uang tersebut untuk bermain di kasino. Jaksa penuntut membenarkan bahwa penyelidikan menemukan uang tunai itu terkait dengan kegiatan di kasino.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA