Dari NATO Summit

Galak pada Trump Tidak dengan Melania, Salam Gentleman Macron pada First Lady Amerika Curi Perhatian

Dunia

Rabu, 4 Desember 2019 | 14:13 WIB

191204141322-akhir.jpg

dailymail

Hari pertama North Atlantic Treaty Organization (Pakta Pertahanan Atlantik Utara/NATO) Summit di London, Inggris kemarin diwarnai perang kata antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Keduanya saling mengeluarkan pernyataan dan bantahan dalam konferensi pers bersama.

Meski demikian, Macron yang sempat terlihat kesal pada Trump sama sekali tak memperlihatkan kesan serupa pada First Lady Melania. Sebaliknya ia menyalami perempuan berdarah Eropa Timur itu dengan gestur gentleman khas pria Prancis yang selama ini diasosiasikan romantis. Hal itu pula yang diperlihatkan saat mereka meninggalkan Buckingham Palace.

Macron dan Trump, tegang di konferensi pers.

Diawali jamuan resmi Ratu Elizabeth di Istana Buckingham.

Merci beaucoup!

Dikutip dari DailyMail, Macron mengakhiri hari pertama pertemuan dengan “salam olala” setelah menangkis pernyataan sarkastis Trump soal tahanan ISIS dari Suriah yang sebagian di antaranya warga Prancis. “'Would you like some nice ISIS fighters? I can give them to you?” ujarnya yang langsung dibalas Macron, “'Let’s be serious!”

Mengakui sebagian dari tahanan warganya, ia meluruskan jika jumlah mereka minoritas dan menegaskan persoalan ini jauh lebih serius dari sekadar angka. Emosi Trump sendiri dipicu komentar Macron mengenai NATO yang disebutnya dalam kondisi “brain dead” alias mati suri.

This way..

By the way, thanks..

Pemerintahan Trump di antaranya menolak memberikan bantuan keamanan bagi anggota NATO yang dianggap tidak memberikan kontribusi finansial memadai. Di hadapan reporter Trump blak-blakan menyebut komentar Macron itu sangat tidak pantas. Ia pun menyinggung pertumbuhan perekonomian Prancis yang hanya 0,3 persen serta aksi protes anti-pemerintah Yellow Vest. Semua diakhiri dengan tawaran sarkastis tahanan ISIS.

Meski demikian semua berakhir “fine-fine” saja, setidaknya kedua pemimpin negara tak lantas dingin. Trump bahkan menawari Mancron tumpangan untuk menghadiri resepsi di rumah dinas Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dengan limo kepresidenan AS yang supercanggih The Beast.

Melania memilih terusan bergaya jubah koleksi Valentino dengan aksentuasi ungu.

Sebagai ucapan terima kasih Macron yang datang tanpa didampingi First Lady Brigitte pun menyalami Melania dengan gentleman handshake. Berlangsung tiga hari, NATO Summit kali ini memperingati 70 tahun persekutuan negara-negara Atlantik Utara.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA