Tak Terlihat Sejak Penobatan, Rayakan Ultah Ke-18 Kaisar Jepang Rilis Foto Terbaru Putri Aiko

Dunia

Selasa, 3 Desember 2019 | 15:02 WIB

191203150127-publi.jpg

dailymail


Sepanjang prosesi pengangkatan Kaisar Jepang Naruhito yang dimulai sejak akhir tahun lalu, tak sekali pun publik Negeri Sakura melihat keberadaan putri tunggal sang kaisar bersama Permaisuri Masako, Putri Aiko. Dan baru kemarin saja penguasa Tahta Krisan merilis foto resmi sang buah hati yang kini telah berusia remaja.

Dikutip dari DailyMail, foto dirilis menandai momen istimewa Aiko yang ternyata baru merayakan ulang tahun ke-18. Berbeda dari remaja kebanyakan , foto ultah Aiko ini sama sekali tak memperlihatkan perayaan. Sebaliknya dari serangkaian dokumentasi pilihan istana ini, Aiko terlihat tengah belajar bersama ayahnya, Kaisar Naruhito yang juga ikut berfoto dengannya.

Empress Aiko?

Daddy's girl.

Hard working teenage.

Dalam foto yang diambil di kediaman resmi kaisar di Tokyo tadi terlihat keduanya duduk di meja belajar lengkap dengan buku dan globe. Tak hanya itu ada juga foto Aiko yang duduk sendiri dengan penampilan simpel dan formal. Di luar itu, Aiko yang dikenal pemalu kini memanjangkan rambut dan tetap mempertahankan poni. Saat ini siswa Gakushuin Girls’ Senior High School Tokyo itu tengah bersiap untuk memulai perkuliahan.

Keterangan istana lainnya melalui Japan Times sedikit mengungkap keseharian putri mahkota yang sangat jarang tampil di publik. Imperial Household menyebut Aiko sebagai sosok pekerja keras yang tak ragu meminta bantuan ayah dan ibunya saat mengerjakan pekerjaan rumah dari sekolah. Meski menjadi anak tunggal kaisar, tetapi suksesi kekaisaran Jepang yang hanya mengenal raja tak menjadikan Aiko sebagai pewaris tahta.

Suka berponi.

Heir to the throne?

With mom and dad.

Sebaliknya kekaisaran Tahta Krisan akan diteruskan Putra Mahkota Fumihito yang dikaruniai tiga orang anak, Putri Mako (28), Putri Kako (24), dan Pangeran Hisahito yang saat ini berusia 13 tahun dan dipastikan calon kaisar masa depan Jepang.

Meski demikian sepertinya publik Negeri Sakura saat ini mayoritas mendukung kekaisaran di bawah permaisuri layaknya ratu yang memimpin kerajaan Eropa. Polling  Kyodo News pada Oktober lalu menunjukkan 81,9 persen dari mereka tak keberatan jika Putri Aiko meneruskan kekaisaran Naruhito kelak.




Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA