Kerajaan Inggris Diguncang Skandal, Ratu Elizabeth Perintahkan Pangeran Andrew Mundur dari Publik

Dunia

Kamis, 21 November 2019 | 16:39 WIB

191121163947-keraj.jpg

dailymail


Ratu Inggris, Elizabeth II membuat keputusan tegas menyusul skandal seks yang melilit putra ketiganya, Pangeran Andrew. Penguasa salah satu monarki tertua di dunia itu memanggil langsung pewaris tahta ke-8 tersebut ke Istana Buckingham. Setelah diskusi panjang dengan putra sulungnya Pangeran Charles, Ratu memerintahkan ayah Putri Beatrice dan Putri Eugenie itu mundur dari publik.

Dikutip dari DailyMail, Kamis (21/11/2019) pemberhentian Duke of York dari tugas-tugas  kerajaan ini menyusul wawancara Andrew dalam tayangan Newsnight beberapa hari lalu. Andrew memutuskan tampil dalam interview terkait pertemanannya dengan pemodal kaya asal Amerika Serikat, Jeffrey Epstein yang juga pelaku paedofilia.

Epstein terungkap sebagai pelaku perbudakan seks dengan korban berusia belasan tahun. Beberapa di antara mereka tak hanya melayaninya tetapi juga dipaksa berhubungan dengan sejumlah koleganya. Nama Pangeran Andrew pun muncul.

Keputusan sulit bagi ratu. Kanan, Andrew dan Charles.

Epstein sendiri mengakhiri hidup di balik terali besi saat kasus perbudakan seks yang menyeret namanya tengah berlangsung di pengadilan, beberapa waktu lalu. Andrew turut disebut salah satu korban yang mengaku berhubungan intim dengannya dalam tiga kesempatan berbeda. Korban bahkan menunjukkan foto dirinya dengan Andrew sebagai bukti.

Berikutnya isu menggelinding hingga muncul sejumlah bukti lain yang memicu keraguan pada pengakuan Andrew. Upaya mantan suami Sarah Ferguson itu membersihkan nama melalui wawancara eksklusif di Newsnight justru memicu krisis lain. Tak sedikit pakar kerajaan yang meragukan kebenaran dari paparan Andrew. Kotradiksi pun muncul saat pengakuannya bertentangan dengan sejumlah fakta di media.

Wawancara berbuah krisis.

Sikap tegas ditunjukkan sponsor resmi badan amal yang selama ini diwakili Andrew. Satu per satu mundur sejak interview ditayangkan. Tak ingin kontroversi berlanjut dan memengaruhi kepercayaan publik terhadap monarki, Ratu Elizabeth yang mengizinkan Andrew melakukan wawancara pun memanggilnya dan memberi keputusan tegas.

Dengan demikian Andrew tak akan lagi mewakili istana dalam agenda resmi ataupun menjadi pelindung dari lembaga nirlaba yang selama ini menempatkannya di jajaran pelindung. Andrew hanya akan tampil di hadapan kamera dalam kapasitas sebagai keluarga kerajaan. Ia juga tidak akan menerima Sovereign Grant sebesar £249,000 atau Rp 4,5 miliar yang selama ini diterimanya setiap tahun.

Pernyataan resmi Duke of York.

Sumber The Sun menyebut, “Ratu memanggil Duke of York ke Istana Buckingham semalam untuk menegaskan keputusan. Ini momen yang menyakitkan bagi keduanya. Reputasi Andrew takkan pernah lagi sama dan ia pun tidak akan menjalankan tugas istana.” Meski demikian Ratu memberi kesempatan pada Andrew untuk membuat surat pengunduran sendiri.

Apa yang menimpa kerajaan Inggris saat ini dianggap sebagai skandal terburuk setelah skandal Raja Edward VIII yang memutuskan turun tahta tahun 1936 demi menikahi perempuan yang dicintainya, janda tiga kali menikah dari Amerika  Serikat. Keputusan yang ditentang pihak gereja dan istana.

 

 

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA