Pemkab Tasikmalaya Buka Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19

Daerah

Kamis, 26 Maret 2020 | 18:57 WIB

200326190003-pemka.jpg

Septian Danardi

PEMERINTAH Kabupaten Tasikmalaya akhirnya secara resmi membuka pusat informasi dan koordinasi Covid-19. Sekaligus membentuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Call Center 119 di Setda Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (26/3/2020).

Gugus tugas ini juga menguatkan jalur kordinasi penanganan Covid-19 antara lembaga-lembaga di Kabupaten Tasikmalaya, mulai Polres Tasikmalaya, Kodim 06/12 Tasikmalaya, Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya dengan Pemkab Tasikmalaya.

Upaya ini guna memberikan informasi secara resmi terkait perkembangan penyebaran dan pengananan wabah virus corona di Kabupaten Tasikmalaya. Sehingga pusat informasi terkait kasus virus Corona di Kabupaten Tasikmalaya bisa dilakukan satu pintu dan terpusat.

Kepala Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk (DKPP) Kabupaten Tasikmalaya, dr. Heru Suharto. Ditunjuk oleh Bupati menjadi Juru Bicara Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Tasikmalaya .

"Langkah tim gugus tugas percepatan penanganan, berdasarkan Surat Edaran Bupati Tasikmalaya tentang peningkatan kewaspadaan terhadap resiko penularan Covid-19," kata dr. Heru, kepada wartawan di Setda Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (26/3/2020).

Data-data informasi atau berita kasus Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya, kata Heru, sekarang terpusat satu titik yakni di Setda Kabupaten Tasikmalaya. Selama ini, para awak media juga mengeluhkan terkait sulitnya mengakses informasi, data dan perkembangan kasus penyebaran covid-19 di Kabupaten Tasikmlaya.

Hal tersebut karena tidak adanya pusat informasi dan kordinasi yang bisa diakses secara mudah oleh media. Bahkan terkadang data di lapangan simpang siur bersama isu-isu hoaks yang berkembang di masyarakat.

"Kami tidak bertanggung jawab atas informasi yang yang beredar luas dilapangan dan belum bisa dipastikan kebenaranya," katanya.

Ditambahkan Heru, jika masyarakat membutuhkan informasi yang berhubungan dengan Covid-19, bisa menghubungi lewat call center 119 Sigesit, termasuk soal pertanyaan informasi kebenaran di medsos akan dijawab.

"Disiapkan seorang perawat, dokter atau yang mengambil kebijakan, yang bisa menjelaskannya," ujarnya.

Adapun langkah pencegahan yang sudah dilakukan pihaknya mulai dari sterilisasi dan penyemprotan disinfektan ke tempat umum seperti pasar, masjid, terminal, KUA, BPN dan tempat publik lainnya.

Kemudian penyemprotan disinfektan ke kendaraan umum beserta pengecekan kesehatan dan suhu tubuh para awak dan penumpang di tiga titik di Ciawi dan Salawu.

"Yang paling penting yakni kesiap siagaan menyediakan 20 ruang isolasi dan 63 ambulan serta cal center 119 Sigesit guna pencegahan dan penanganan kasus Covid-19," katanya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA