Warga Binaan Lapas Kelas II A Subang Reugreug "Rumahnya" Disemprot Disinfektan

Daerah

Selasa, 24 Maret 2020 | 14:15 WIB

200324141600-warga.jpg

Dally Kardilan

LEMBAGA Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Subang bekerjasama dengan PMI Kabupaten Subang melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh fasilitas umum, ruangan kerja dan kamar tahanan. Langkah itu dilakukan untuk pencegahan penyebaran virus Corona.

"Kami lakukan penyemprotan di tempat umum yang digunakan untuk pelayanan, termasuk ruang kantor dan blok warga binaan,” kata Kepala Lapas Subang, Kusnali didampingi Kasi Binadik, Machda, Selasa (24/3/2020).

Warga binaan yang berada di berbagai blok dikumpulkan di lapangan sebelum petugas memulai melakukan penyemprotan. Mereka pun diberi pengarahan terkait adanya virus dan maksud tujuan.

Beberapa warga binaan mengaku reugreug dan tenang dengan adanya penyemprotan. Terlebih setelah mendapat pengetahun yang diberikan Kalapas serta bagian kesehatan. "Awalnya sih agak resah juga, tapi yah sekarang paham," kata salah seorang warga binaan.

Kalapas Subang, Kusnali menjelaskan, sebelum merebak adanya Covid-19, pihaknya sudah secara rutin melaksanakan aksi bersih-bersih termasuk mengajak warga binaan menjalankan pola hidup bersih dan sehat.

"Jadi kalau sekarang ada penyemprotan disinfektan merupakan upaya untuk memberikan rasa aman kepada para pegawai dan warga binaan. Termasuk pengukuran suhu tubuh para pegawai lapas," katanya.

Saat ini penghuni Lapas Subang tercatat ada 738 orang, dengan 104 di antaranya titipan. Meskipun sudah over kapasitas, pihak lapas tetap berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada warga binaan, termasuk pengunjung.

"Hanya saja sekarang untuk sementara tidak ada kunjungan kecuali melalui media video call. Kalau kondisinya sudah betul-betul stabil tentu semua fasilitas, semua layanan kita akan kembali normal seperti semula. Besar harapan virus Corona ini akan cepat hilang," tandas Kusnali.

Hari ini, selain di lapas, penyemprotan disinfektan juga dilakukan di Bapas Subang yang berlokasi di depan lapas.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA