Cegah Penyebaran Corona, Tempat Ibadah di Kab. Garut Disiapkan Hand Sanitizer

Daerah

Minggu, 22 Maret 2020 | 21:36 WIB

200322213719-cegah.jpg

Agus Somantri

Ketua DPC PDI-Perjuangan Garut, Yudha Puja Turnawan, berfoto bersama dengan tim PDIP seusai melakukan pemasangan hand sanitizer di Masjid Al Yasin, Desa Haurpanggung, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Ahad (22/3/2020).

GUNA mencegah penyebaran virus corona, khususnya di wilayah Kabupaten Garut, jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut terus berkontribusi secara bergotong royong dalam upaya mitigasi dan pencegahan penyebaran Covid-19 tersebut.  

Ketua DPC PDIP Kabupaten Garut, Yudha Pudja Turnawan, mengatakan, Kabupaten Garut seringkali menjadi tempat persinggahan orang-orang dari luar kota, sehingga pihaknya berupaya melakukan berbagai pencegahan seperti pembagian secara gratis cairan antiseptik pembersih tangan atau hand sanitizer.

Menurut Yudha, sebelumnya kader PDI Perjuangan Kabupaten Garut sudah memasang cairan antiseptik pembersih tangan atau hand sanitizer di sejumlah tempat fasilitas umum, seperti di terminal, pasar, dan tempat pelayanan publik lainnya.  

"Nah, kali ini kita lakukan di tempat-tempat ibadah, seperti masjid, gereja, dan vihara," ujarnya Ahad (22/3/2020).

Yudha menyebutkan, khusus pemasangan di masjid, diprioritaskan bagi masjid yang seringkali menjadi tempat persinggahan orang-orang dari luar kota, atau jemaahnya kebanyakan dari luar daerah, seperti Masjid Agung Garut, Masjid Islamic Center dan Masjid Al Yasin.

"Bahwa masjid-masjid itu kan persinggahan orang dari luar kota sekaligus menunaikan ibadahnya, yang menurut pengurus DKM sangat banyak dari luar daerah," ucapnya.

Diungkapkan Yudha, di hari ketiga ini para kader PDI Perjuangan Kabupaten Garut memasang empat sampai lima tempat "hand sanitizer" di Masjid Agung, Masjid Islamic Center, Masjid At Taufik, dan Masjid Al Yasin.

Selain itu, terang Yudha, pemasangan hand sanitizer juga dilakukan di sejumlah tempat ibadah lainnya, seperti di Gereja Bethani, Gereja Injil Indonesia dan Klenteng Vihara Dharma Loka.

Yudha menuturkan, sejauh ini belum ada warga Garut yang terpapar virus corona secara positif. Makanya, upaya pencegahan harus terus dilakukan. Ia menyebut, tidak menutup kemungkinan apa yang dilakukan saat ini akan dilaksanakan juga di sekolah-sekolah dan lokasi-lokasi lainnya.

“Alhamdulillah sejauh ini di Kabupaten Garut tidak ada yang terinfeksi positif virus Covid-19. Makanya kami fokuskan untuk mitigasi. Dan ini harus terus dilakukan guna pencegahan,” ucapnya.

Yudha menambahkan, apa yang dilakukannya ini setidaknya bisa menggugah pemerintah daerah untuk menggunakan dana BTT (Biaya Tak Terduga) dalam upaya mitigasi pencegahan virus Covid-19.

“Jadi kita harapkan pemda bisa menggunakan dana BTT, dan fokus dalam mitigasi pencegahan,” katanya.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Al Yasin, Ade, menyampaikan terima kasih dengan adanya perhatian dari PDI Perjuangan dengan memasang tempat "hand sanitizer" dalam upaya mencegah wabah corona.

"Semoga ini bermanfaat untuk mencegah wabah virus corona yang sedang marak saat ini," ucapnya.




 

 

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA