Banjir Rendam Sejumlah Rumah Warga di Wilayah Cibatu

Daerah

Rabu, 29 Januari 2020 | 22:20 WIB

200129222119-banji.jpg

Agus Somantri

Hujan desar menyebabkan terjadinya banjir dan merendam sejumlah rumah warga di Kampung Cikarag, Desa Mekarsari, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, Rabu (29/1/2020) sore.

HUJAN deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Garut pada Rabu (29/1/2020) sore menyebakan terjadinya banjir dan merendam sejumlah rumah warga di Kampung Cikarag, Desa Mekarsari, Kecamatan Cibatu.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Tubagus Agus Sofyan, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

"Lokasi yang terkena banjir di antaranya RT 02 dan RT 05/RW 06, dan RT 04/RW 05 Desa Mekarsari, Kecamatan Cibatu," ujarnya, Rabu. 

Menurut Tubagus, banjir terjadi akibat dari hujan deras yang terjadi sejak sore hari sehingga mengakibatkan debit air tidak tertampung oleh selokan yang ada di sekitarnya, yang kemudian air tersebut meluap ke sawah, kolam, hingga perumahan warga.

Tubagus menyebutkan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun hingga sore hari genangan air masih terjadi di rumah-rumah warga.

"Untuk kerugian masih belum bisa dipastikan," ucapnya.

Selain di Kecamatan Cibatu, hujan deras disertai angin kencang juga menyebabkan satu  rumah warga di Kampung Sawargi, Desa Mulyasari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut rusak.

Komandan Koramil (Danramil) Bayongbong, Kapten Inf. Jaja, menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun sejumlah bagian rumah mengalami kerusakan.

"Kejadiannya sekitar pukul 16.35. Rumah yang rusak adalah milik Amang (58)," katanya.

Jaja menuturkan, usai menerima informasi tersebut, pihaknya pun langsung menerjunkan anggota ke lokasi kejadian guna membantu membersihkan material agar rumahnya bisa kembali ditinggali.

"Saat ini kondisinya sudah normal walau masih ada beberapa bagian yang rusak.Akibat kejadian tersebut, pemili rumah mengalami kerugian sekitar Rp 3 juta," ucapnya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA