Jalur KA Cibatu-Garut Ditargetkan Mulai Beroperasi Awal Februari 2020

Daerah

Kamis, 23 Januari 2020 | 17:20 WIB

200123172041-jalur.jpg

Agus Somantri

JALUR rel Cibatu-Garut akhirnya kembali bisa dilintasi lokomotif setelah puluhan tahun tidak difungsikan. Lokomotif pertama yang tiba di Stasiun Garut sekitar pukul 12.15 WIB itu disambut antusias masyarakat yang sudah lama menunggu.

Seolah sudah sangat rindu dengan kehadiran jenis transpotasi massal itu, masyarakat pun bersorak gembira saat kereta memasuki Stasiun Garut. Suara khas klakson kereta api pun seakan menghipnotis masyarakat yang berkumpul ke sekitar jalur rel. Bahkan tak sedikit yang mengabadikan momen tersebut dengan menggunakan telepon selulernya.

Executive Vice President PT KAI Daop 2 Bandung, Fredi Firmansyah mengatakan, uji coba dari Stasiun Cibatu hingga Garut ini untuk menguji kekuatan rel. Menurutnya, meski proyek reaktivasi belum rampung 100 persen, rel dari Cibatu-Garut sudah terhubung.

"Ini baru uji coba. Keseluruhan uji cobanya bagus. Kami akan tetap tambah yang kurang secara teknis. Misal penambahan ballast (bagian dari badan jalan kereta api tempat penempatan bantalan rel)," ujarnya di Stasiun Garut, Kamis (23/1/2020).

Fredi menyebutkan, operasional kereta api Cibatu-Garut direncanakan akan dilakukan pada akhir Januari atau awal Februari 2020. Setelah rel terhubung, PT KAI akan menguji coba dengan satu rangkaian kereta. Terdiri dari satu lokomotif dan tujuh gerbong penumpang.

"Rencananya akhir Januari atau awal Februari sudah launching. Untuk operasional sudah bisa dilakukan. Untuk bangunan nanti menyusul," ucapnya.

Ia menuturkan, saat awal operasional nanti, PT KAI akan menggratiskan tiket kereta Cibatu-Garut. Pihaknya akan menggunakan kereta kelas ekonomi dan melihat animo masyarakat.

"Satu gerbong itu maksimal 100 penumpang kelas ekonomi. Ada tujuh gerbong dalam satu rangkaian kereta. Uji coba gratis dulu. Kalau dibutuhkan, nantinya bisa ada kereta eksekutif," katanya.

Saat ini, terang Fredi, proyek reaktivasi masih melakukan pekerjaan pembangunan stasiun di Cibatu dan Garut. Untuk sementara saat kereta beroperasional, masih menggunakan stasiun lama.

"Operasional sudah bisa dilakukan. Tinggal pengembangan satu tahun ke depan untuk fasilitas lain seperti bangunan stasiun baru dan lainnya," ujarnya.

Fredi menyebutkan, nantinya Stasiun Garut dan Cibatu yang masih dalam tahap pembangunan tersebut akan jadi stasiun termegah di Indonesia.

"Nanti jika sudah selesai dibangun, akan jadi stasiun termegah di Indonesia," katanya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA