Urai Kemacetan, Seumlah Ruas Jalan di Kawasan Perkotaan Garut Akan Direkayasa

Daerah

Rabu, 22 Januari 2020 | 20:40 WIB

200122203937-urai-.jpg

Agus Somantri

Kasi Manajemen Lalu Lintas Dishub Garut, Indra Gahara.

DINAS Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut akan melakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan di kawasan perkotaan Garut.

Selain itu, sistem satu arah atau one way pun akan diberlakukan di beberapa ruas jalan untuk mengurai kepadatan yang selama ini kerap terjadi.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Suherman Mustofa, melalui Kasi Manajemen Lalu Lintas Dishub Garut, Indra Gahara, mengatakan kepadatan kendaraan di pusat kota Garut menjadi pertimbangan untuk melakukan rekayasa.

Pihaknya sudah melakukan kajian sejak Oktober 2019 lalu. "Insha Allah, besok kami sudah mulai melakukan sosialisasi (rekayasa jalan). Beberapa ruas jalan yang semula dua arah, akan menjadi satu arah," ujarnya di kantor Dishub Garut, Jalan Merdeka, Kabupaten Garut, Rabu (22/1/2020).

Menurut Indra, jalan yang diberlakukan satu arah yaitu Jalan Ahmad Yani, Jalan Pramuka, Jalan Bank, dan Jalan Veteran. Rekayasa yang dilakukan, yakni Jalan Ahmad Yani mulai dari Kantor BJB hingga arah Rutan Garut akan berlaku satu arah. Kendaraan dari Alun-alun Garut, Jalan Ahmad Yani tak bisa langsung lurus ke arah SMPN 1 Garut.

"Jadi dari Alun-Alun itu harus memutar dulu ke Jalan Pramuka (Kantor Kecamatan Garut Kota) lalu belok kanan ke Jalan Bank dan Jalan Veteran. Baru kembali lagi ke Jalan Ahmad Yani," ucapnya.

Selain itu, lanjut Indra, kendaraan yang dari arah Jalan Cikuray juga tak bisa belok langsung ke arah Jalan Veteran atau kawasan Kodim 0611 Garut. Jika ingin menuju Kodim atau Stasiun Garut harus memutar dulu ke Jalan Ahmad Yani dan kemudian belok ke Jalan Pramuka.

"Sekarang kan dari Jalan Veteran tak bisa belok kanan. Nanti setelah diberlakukan, maka kendaraan bisa belok kanan karena Jalan Ahmad Yani depan SMP 1 Garut sudah searah," katanya.

Indra menuturkan, perubahan jalur lainnya yakni kendaraan dari arah Bundaran Guntur tak bisa belok kanan ke Jalan Bank atau Kantor BRI. Semua kendaraan hanya bisa belok kiri ke Jalan Bank menuju Jalan Veteran.

Indra memperkirakan, perubahan jalan tersebut akan cukup membingungkan masyarakat. Karena itu pihaknya bersama Polres Garut akan menyiapkan personil untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan.

"Pasti akan membingungkan. Tapi kami akan sosialisasi besok. Pasang spanduk juga sebagai pemberitahuan ke warga," ucapnya.

Indra pun berharap, rekayasa tersebut bisa mengurai kepadatan yang selama ini kerap terjadi. Terutama di perempatan Jalan Pramuka dan Jalan Bank. Pasalnya banyak kendaraan yang melintasi kedua jalan itu.

"Rekayasa ini tak mengubah jalur angkutan umum. Kalau sudah terbiasa nanti juga akan tahu jalurnya ke mana. Kami akan terus sosialisasikan selama 30 hari ke depan," katanya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA