Penyidik Reskrim Gadungan Kelabui Dua Wanita

Daerah

Jumat, 17 Januari 2020 | 14:28 WIB

200117143508-penyi.JPG

Septian Danardi

MENGAKU penyidik dari Polsek Cikalong, Polres Tasikmalaya, Wahyu Siswanto Putro warga Jalan Gandum Blok G2 No 02, RT 04 RW 12 Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Tapos, Kota Depok, dibekuk Sat Reskrim Polres Tasikmalaya, di rumah istrinya di Kampung Cisarua RT 01 RW 06, Desa Kubangsari, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya.

Pelaku diamankan akibat menipu dan mengelabui janda TS (51) warga Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya. Pelaku membawa kabur barang berharga milik korban saat menyuruh korban mencuci bajunya di sebuah penginapan.

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Dony Eka Putra menyebutkan, pelaku menjerat korbannya dengan mengaku sebagai Polisi, berawal dari percakapan di media sosial MiChat.

Dalam percakapan di MiChat itu, pelaku mengajak korban TS untuk bertemu dan dibawa ke tempat kerjanya di Polsek Cikalong pada Jumat (10/1/2020). Selain itu, pelaku juga menjanjikan akan mengenalkan kepada orang tua pelaku dan menikahi korban.

Namun dalam perjalanan, kata Dony, pelaku belok ke salah satu penginapan di kawasan Cikalong. Setelah memesan kamar dan istirahat sejenak, pelaku kemudian menyuruh korban untuk mencuci jaketnya di penginapan itu.

Saat korban sedang mencuci, pelaku kemudian membawa kabur barang berharga milik korban.

"Tersangka langsung kabur saat korban sedang mencuci di dalam kamar mandi penginapan. Setelah dikembangkan, ternyata tersangka juga telah melakukan perbuatan yang sama terhadap perempuan lainnya yaitu DS (21) pada Senin (6/1/2020)," kata Dony, saat gelar perkara, Jumat (17/1/2020).

Saat diperiksa, kata Dony, pelaku sudah dua tahun mengaku sebagai Polisi dalam menjerat calon korbannya dengan modal lencana Sat Reskrim yang dibuatnya sendiri. Padahal pelaku sehar-hari bekerja sebagai scurity.

"Dia (tersangka, red) mengaku pernah daftar polisi satu kali dan gagal. Sehingga tersangka nekat mengumpulkan atribut Kepolisian agar bisa menyamar jadi polisi saat menjalankan niat jahatnya," katanya.

Selain tersangka, petugas juga mengamankna barangbukti, 1 unit motor, kaos Sabhara, jaket Sat Lantas,Sepatu Dinas Lapangan DLLAJ, lencana Reskrim,helm Polantas, celana dinas Polri PDL, borgol ukuran kecil, 3 buah smartphone, STNK, dua buah plat nomor, 1 buah dompet, tas perempuan warna hitam. Kini tersangka dijerat pasal 362 KUH Pidana dengan ancaman 5 tahun. 

Editor: Rosyad Abdullah

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA