Diguyur Hujan Lebat, Leles Sempat Tergenang Banjir

Daerah

Kamis, 16 Januari 2020 | 19:27 WIB

200116192817-diguy.jpg

Robi Taufik Akbar

HUJAN lebat yang mengguyur Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Kamis (16/1/2020) sekitar pukul 16.00 WIB sempat mengakibatkan banjir di sejumlah titik. Berdasarkan pantauan, air menutupi seluruh bahu jalan, tepatnya di depan Pabrik Changsin hingga Pasar Leles.

Di halaman Pasar Leles, air mencapai setinggi lutut orang dewasa. Bahkan air juga memasuki rumah warga dan membuat panik. Warga langsung mengamankan harta bendanya dengan cara mengeluarkan dari dalam rumah.

Salah seorang warga Kampung Sukasirna, Desa Salam Nunggal, Leles, Asep Toni mengatakan, air datang begitu cepat hingga masuk ke rumah warga.

"Tingginya air mencapai lutut orang dewas. Seperti terlihat di depan Pasar Leles. Ada juga air masuk ke dalam toko," ujarnya seraya menyebut, akibat banjir itu warga berusaha menyelamatkan harta bendanya yang terendam air.

Asep menduga air yang menjadi penyebab banjir merupakan kiriman dari dataran tinggi. "Sumber air memang banyak yang menjadi penyebab banjir ini. Air tumpah ke bawah dataran rendah," ucapnya.

Camat Leles, Asep Suhendar membenarkan telah terjadi banjir di beberapa lokasi. Hal ini disebabkan intensitas hujan yang sangat tinggi dan saluran air yang harus segera dinormalisasi.

"Kami sudah sampaikan dan rekomendasikan untuk dilakukan normalisasi saluran air. Seperti mulai dari Changsin sampai POM bensin (SPBU) baik yang ada di kiri dan kanan jalan provinsi," ucapnya.

Ia mengatakan, jika terjadi banjir ada beberapa tempat yang kerap menjadi langganan terendam. Di antaranya sebagian warga Kampung Pasar Wetan dan Cicapar, Desa Leles dengan ketinggian air setinggi 10 cm sampai 15 cm.

"Jadi begini, ada sumber air dari Ciburial dan Salam Nunggal, semuanya bermuara pada saluran air yang tepat di bahu jalan provinsi dan kondisinya dangkal dan sempit sehingga tidak kuat menampung air. Harus segera dilakukan normalisasi saluran air," tandasnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA