Ulat Serang Tanaman Jagung di 30 Kecamatan, Dispertan Garut Terjunkan Tim Pengendali Hama

Daerah

Selasa, 14 Januari 2020 | 20:34 WIB

200114202508-ulat-.jpg

Agus Somantri

DINAS Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut menerjunkan tim untuk melakukan gerakan pengendalian hama ulat. Saat ini, ulat sudah menyerang sentra tanaman jagung di hampir 30 kecamatan sehingga menyebabkan tanaman rusak dan petani mengalami kerugian.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Beni Yoga Guna Santika mengatakan, tim pengendali dari Dispertan Garut sudah disebar ke daerah sentra tanaman jagung yang dilanda serangan hama ulat. Mereka melakukan upaya pemberantasan dan antisipasi dengan para petaninya.

"Kami sudah melakukan upaya dengan menerjunkan tim percepatan pengendalian untuk menanggulangi serangan hama ini," ujarnya, Selasa (14/1/2020).

Menurut Beni, upaya yang dilakukan petugas di lapangan di antaranya dengan menyemprotkan obat anti hama khusus ulat dari bahan organik maupun campuran cairan kimia yang dinilai ampuh membasmi hama tersebut. Selain itu, pihaknya juga menggunakan cara penanggulangannya dengan memanfaatkan jamur dari ulat itu sendiri maupun pestisida khusus ulat.

Beni menyebutkan, gerakan tim pengendali hama itu akan terus bekerja memantau tanaman dan mengatasi tanaman jagung yang terserang hama ulat. Beni menilai, jika tidak diantisipasi secara dini, dikhawatirkan hama tersebut terus menyerang dengan memakan tanaman jagung sehingga dapat menimbulkan kerugian materi yang lebih besar lagi.

"Kalau dibiarkan bahaya, bisa terus menyerang. Hama ulat ini selama 24 jam tidak berhenti memakan tanaman jagung," ucapnya.

Beni menuturkan, dari sebanyak 42 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut, 30 kecamatan di antaranya atau seluas 731 hektare kawasan sentra tanaman jagung sudah terserang hama ulat. Daerah yang paling parah terdampak hama atau zona merah yaitu di Kecamatan Banyuresmi dan Malangbong.

Beni menambahkan, serangan hama ulat ini baru terjadi pada tahun ini, dan sebelumnya tidak pernah. Saat ini pemerintah pusat sedang mengkaji hama ulat ini untuk mengetahui lebih jauh terkait jenis hama ini.

"Serangan hama itu tidak hanya menyerang tanaman jagung di Garut, namun juga di daerah lain seperti Kabupaten Sumedang dan Bandung dilaporkan sama terserang hama ulat," katanya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA