Hari Ketujuh Belum Ditemukan, Pencarian Natasya Dihentikan

Daerah

Selasa, 14 Januari 2020 | 19:26 WIB

200114192621-hari-.jpg

Septian Danardi

SUDAH memasuki hari ketujuh sejak hanyut terbawa arus, Natasya (4), putri dari Meli (22) warga Kampung Karangsari RT 03 RW 07, Desa Neglasari, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, hingga Selasa (14/1/2020) petang belum juga diketemukan.

Selain volume air Sungai Cicadas yang tinggi, di kawasan tersebut hujan deras yang terus mengguyur. Sehingga menyulitkan pencarian tim gabungan dari TNI, Kepolisian, Basarnas dan BPBD Kabupaten Tasikmalaya serta warga.

Natasya hanyut setelah lepas dari gendongan Jeri (17), pamannya, akibat diterjang arus sungai saat menyebrang. Korban hanyut pada Kamis (9/1/2020) sekitar pukul 15.30 WIB.

Setelah hari mulai gelap, pencarian dihentikan dan dilanjutkan melakukan mediasi dengan keluarga korban. Lalu keluarga meminta tim gabungan pencarian bersama keluarga dan warga melakukan doa bersama di lokasi kejadian.

Meski pencarian telah dihentikan, warga akan tetap berupaya melakukan pencarian dengan menyusuri sepanjang sungai. Keluarga korban, tetap berharap dan berdoa Natasya bisa ditemukan.

Sementara Meli ibu korban tidak bisa berucap apa-apa. Ia tak henti-hentinya meneteskan air mata.

Danramil 1219/Salopa, Kapten Inf. Suprianto Batubara menyebutkan, mediasi dengan pihak keluarga korban dan memulihkan psikologi ibu korban dilakukan oleh tim yang terlibat dalam pencarian korban.

Tim menjelaskan dan memberikan semangat kepada ibu dan keluarga korban atas musibah yang menimpa Natasya. Pencarian korban dihentikan, dikarenakan sudah tujuh hari pencarian.

"Atas permintaan pihak keluarga korban, maka digelar doa bersama di lokasi awal kejadian dan dilanjutkan pencarian terakhir. Hingga batas waktu pencarian korban tidak diketemukan. Untuk selanjutnya pencarian dihentikan," katanya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA