Bitread dan Pemkab Gelar Writingthon

Daerah

Senin, 13 Januari 2020 | 22:39 WIB

200113221957-bitre.jpg

PEMERINTAH Kabupaten Sumedang bekerja sama dengan PHRI Sumedang dan Bitread Publishing menggelar "Writingthon" parade penulisan buku tentang Sumedang berhadiah jutaan rupiah. Kegiatan yang dimulai Senin (13/1/2020) ini sebagai upaya mempromosikan pesona dan potensi Sumedang, khusunya terkait wisata dan ekonomi kreatif melalui penulisan buku.

"Jika bukan kita yang memulai untuk memajukan Sumedang, maka siapa lagi? Mengingat saat ini banyak generasi muda hebat asal Sumedang yang justru meninggalkan Sumedang untuk memajukan daerah lainnya," jelas Hari Tri Santosa.

Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir mengatakan, selain sebagai pendukung sektor pariwisata, sektor ekonomi kreatif merupakan penggerak utama pertumbuhan dan pembangunan ekonomi di Kabupaten Sumedang. Wisata dan ekonomi kreatif menjadi dua aspek di antara beragam aspek yang menjadi keunggulan Sumedang.

"Banyak cerita menarik dan inspiratif yang perlu diangkat untuk menambah kecintaan masyarakat terhadap Sumedang dan mempekenalkan kekayaan potensi yang dimiliki Sumedang. Saya yakin  Writingthon   akan menjadi program yang dapat merealisasikan harapan-harapan itu," ujar Dony dalam rilis yang diterima galamedianews, Senin (13/1).

Kompetisi menulis  

Sementara CEO Bitread, Anita Hairunnisa, menjelaskan,  Writingthon   merupakan kependekan dari writing marathon , yakni sebuah program yang didesain khusus oleh Bitread Publishing. Bentuknya berupa kompetisi menulis yang disertai dengan karantina selama empat hari tiga malam.

"Metode ini telah diterapkan dan berhasil melahirkan ratusan penulis dari berbagai bidang, latar belakang, dan profesi," ujar Anita didampingi Bussiness Devepoment Manager, Auliya Millatina Fajwah.

Dijelaskannya, pada Writingthon Jelajahi Sumedang akan dipilih 15 orang pemenang untuk menjalani karantina di Sumedang selama empat hari tiga malam. Mereka akan diminta untuk  menjalankan tantangan penulisan yang diberikan panitia.

Anita mengungkan, pada akhir tahun 2019 telah dilaksanakan Writingthon Jelajah Kota Garut. Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap gelaran ini nyatanya jauh melebihi ekspektasi. Jumlah peserta yang pada awalnya hanya ditargetkan mencapai 1000 orang, nyatanya membengkak dua kali lipat. Selama masa pendaftaran, 2.283 peserta dari seluruh Indonesia berhasil dijaring untuk mengikuti seleksi administratif.

Tahun ini, lanjutnya, jumlah pendaftar yang ditargetkan untuk Writingthon Jelajahi Sumedang tetap 1000 orang dengan harapan jumlah rielnya melebihi angka tersebut. Pada dasarnya, baik Writingthon Jelajah Kota Garut maupun Writingthon Jelajahi Sumedang, imbuh Anita, merupakan bagian dari rangkaian Writingthon Jawa Barat. Selanjutnya akan dipilih kota atau kabupaten lainnya untuk dieksplor lebih jauh melalui writingthon.

"Kegiatan ini harus mampu menjadi sarana bagi warga Sumedang untuk berkontribusi membangun daerahnya dalam sebuah kolaborasi besar. Bagi masyarakat Indonesia secara umum, program ini dapat menjadi upaya untuk menggambarkan pesona dan potensi wilayah di Indonesia sehingga tercipta kebanggan," katanya.

Kompetisi ini dimulai pada tanggal 13 Januari 2020 sampai satu bulan ke depan. Para peserta dapat mendaftarkan diri dan mensubmit tulisan melalui tautan  writingthon.bitread.id. Luaran dari program ini berupa buku dan konten-konten yang akan dirilis di berbagai media.

"Kegiatan ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya apa pun," pungkasnya.

Editor: Dadang Setiawan

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA