Al-Khoeriyyah Dukung Pemberantasan Radikalisme Demi Menjaga NKRI

Daerah

Sabtu, 11 Januari 2020 | 12:32 WIB

200111124127-al-kh.JPG


ALUN-ALUN Subang di jalan Wangsa Goparana tak biasanya dipenuhi ribuan santri mulai tingkat SMP hingga SMA yayasan As-Syifa Boarding School bersama para pegawai Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah yang mengikuti Apel Akbar Milad ke-17, Sabtu (11/1/2020).

Ketua Yayasan, KH. Abdullah Muadz., M.Sc mengatakan kegiatan ini merupakan kali pertama dilaksanakan mengusung tema "Berkiprah dalam Pendidikan, Dakwah dan Social". Apalagi sekolah berbasis keislaman kerap dikaitkan dengan isu radikalisme yang justru Pesantren As-Syifa merupakan laboratorium perdamaian.

Maka kegiatan tersebut lanjutnya sebagai ungkapan rasa cinta terhadap bangsa dan negara serta upaya ikut serta menjaga keutuhan NKRI. Dukungan kepada pemerintah dengan luasnya sepanjang untuk memberantas radikalisme dan terorisme itu betul-betul dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan bangsa serta keutuhan dan kedaulatan NKRI.

“Sepanjang tidak ada tujuan dan maksud lain yang tersembunyi atau agenda terselubung, kita dukung penuh sehingga suasana lebih kondusif, tercipta kehidupan yang rukun damai penuh toleransi serta menjalin hubungan cinta dan kasih sayang,“ tegas Abdullah.

Dirinya pun mengajak semua komponen masyarakat dan anak bangsa agar ikut mewaspadai segala macam upaya untuk menciptakan ketidaktenangan di tengah-tengah masyarakat seperti kriminalisasi tokoh agama, termasuk berbagai fitnah dan ujaran kebencian. Apalagi untuk mereduksi ajaran agama yang dianggap sebagai sumber kekerasan padahal jauh dari bukti ilmiah.

Kegiatan apel akbar pun menjadi bukti identitas As-Syifa yang hadir di tengah masyarakat sebagai pembawa keislaman yang rahmatan lil’alamin. Hubungan dengan jajaran instansi pemerintah selama 17 tahun cukup baik, termasuk dengan lingkungan dan masyarakat telah banyak berkontribusi.

Salah satunya di bidang dakwah dan social telah membangun 800 masjid di berbagai daerah, penyediaan da’i eksternal, sarana kesehatan, pembinaan dan santunan bagi ratusan anak yatim dan dhuafa, beasiswa bagi seribu penghafal Quran, tebar hewan qurban, waqaf Quran, dana peduli kemanusiaan dan bencana alam serta berbagai program social lainnya.

Disebutkan KH Abdullah, apel akbar akan digelar setiap 5 tahun sekali atau bila ada sesuatu yang penting. “Hari ini diikuti sekira 60 persen santri As-Syifa Boarding School dan Lembaga Tahfizh Ilmu Al-Quran, 30 persen pegawai yayasan dan 10 persen undangan termasuk perusahaan mitra Yayasan Asyifa Khoeriyyah, “pungkasnya.

Editor: Rosyad Abdullah

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA