Kodim 0611 Garut Tekan Angka Pertumbuhan Penduduk 5%

Daerah

Kamis, 12 Desember 2019 | 18:41 WIB

191212184319-kodim.jpg

Agus Somantri

Dandim 0611 Garut, Letkol Inf. Erwin Agung.

KODIM 0611 Garut berhasil menekan angka pertumbuhan penduduk Kabupaten Garut hingga 21 persen dalam program KB-Kes Terpadu.

Di tahun 2018 lalu, angka pertumbuhan penduduk Kabupaten Garut diketahui mencapai 26 persen. Dan selama program KB-Kes terpadu 2019, angka tersebut bisa ditekan 5 persen lebih rendah di angka 21 persen.

Komandan Kodim (Dandim) 0611 Garut, Letkol Inf. Erwin Agung mengatakan, berhasil ditekannnya pertumbuhan penduduk Kabupaten Garut ini bisa tercapai berkat kerjasama dari semua pihak.

"Selama program ini (KB-Kes Terpadu) kita memang melakukan banyak langkah, mulai sosialisasi peserta KB melalui kader-kader agar mereka ini mengerti fungsi KB itu apa," ujarnya, Kamis (12/12/2019).

Selain itu, menurut Erwin, pihaknya juga mengedukasi kaum wanita yang masih berusia muda agar diharapkan tidak nikah dini. Bahkan pihaknya juga melalui anggota masuk ke sekolah-sekolah di Kabupaten Garut untuk mensosialisasikan guna menekan pernikahan dini tersebut.

Erwin menyebutkan, bahwa angka pernikahan dini di Kabupaten Garut hingga saat ini relatif masih cukup tinggi. Kondisi tersebut ditambah dengan pemahaman tentang KB yang dinilai masih kurang.

"Walau sebetulnya dalam pernikahan dini ini tidak bisa dipastikan akan langsung punya anak. Tapi setidaknya apa yang kita lakukan ini adalah sebagai suatu upaya," ucapnya.

Erwin menuturkan, bahwa beberapa hal akan terjadi saat pertumbuhan penduduk terjadi peningkatan dan tidak dikendalikan. Namun dalam kegiatan KB-Kes Terpadu ini, pihaknya juga memberikan penjelasan tentang pengutamaan keselamatan dalam melahirkan, dimana hal tersebut menurutnya harus diperhatikan.

"Luasnya wilayah Garut dan banyaknya masyarakat di pelosok menjadi tantangan tersendiri bagi kita. Tapi kita melalui para Babinsa akhirnya berhasil bisa melaksanakan program ini dengan baik," katanya.

Erwin menyebutkan, secara umum hingga beberapa waktu ke depan seluruh wilayah Kabupaten Garut yang berisi 42 kecamatan memiliki potensi peningkatan jumlah penduduk. Karena itu, pihaknya akan berusaha maksimal dalam program ini agar bisa menekan angka pertumbuhan penduduk.

"Hasil ini menjadi cambuk bagi kita agar bisa mempertahankan dan berbuat lebih baik lagi. Bukan untuk meraih juara, akan tetapi untuk membangun Garut lebih baik," ucapnya.



Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA