Jelang Natal dan Tahun Baru, Stok Elpiji dan BBM di Garut Aman

Daerah

Jumat, 6 Desember 2019 | 12:27 WIB

191206122811-jelan.jpg

Robi Taufik Akbar

Humas Hiswana Kabupaten Garut, Evi Alvian Hartaz (kiri)

Satgas Natal Tahun Baru, Pertamina Pastikan Stok LPG dan BBM Garut Aman

JELANG perayaan Natal dan pergantian tahun 2019, PT Pertamina (Persero) pastikan stok LPG (liquefied petroleoum gas) dan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Garut aman. Selain kecukupan stok, Pertamina memperkuat sarana dan layanan untuk kenyamanan masyarakat yang melakukan kegiatan liburan akhir tahun.

Humas Hiswana Kabupaten Garut, Evi Alvian Hartaz mengatakan, Pertamina telah mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Natal dan Tahun Baru mulai 18 Desember 2019 dan akan berakhir pada 8 Januari 2020.

"Sehingga, kami dapat melayani konsumen dengan baik, terutama pada puncak perayaan Natal dan Tahun Baru," jelasnya, Jumat (6/12/2019).

Untuk LPG, Evi mengungkapkan, stok LPG 3 kilogram (KG) maupun non subsidi tercukupi. pertamina juga akan menambah stok untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan saat hari raya.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada momen Natal dan Tahun Baru, masyarakat saling mengunjungi keluarga sehingga banyak aktivitas memasak di rumah. Peningkatan juga diperkirakan terjadi di sektor horeka (hotel, restoran, dan kafe) karena sebagian masyarakat melakukan liburan akhir tahun," kata Evi.

Namun ia mengimbau masyarakat dan sektor industri untuk menggunakan LPG non subsidi yang memiliki kualitas lebih baik yakni Bright Gas berukuran 5,5 KG dan 12 KG, serta gas Elpiji tabung biru 12 KG, dan 50 KG. Beragamnya varian LPG ini dapat dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Evi mengaku guna mengantisipasi kelangkaan LPG 3 KG, pertamina meberikan pasokan ekstra pada setiap agen dan pangkalan. Yang mana yang biasanya 1,3 juta/bulan naik menjadi empat kali lipat dari pengiriman hari biasa. Sehingga, pada Natal dan Tahun Baru pasokan LPG sangat berkecukupan.

Sedangkan untuk BBM, Evi mengungkapkan, Pertamina akan menyediakan berbagai sarfas dan fasilitas terutama pada jalur utama yang menjadi akses perjalanan masyarakat dan jalur wisata. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi libur panjang anak sekolah dan Hari Raya.

"Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, masyarakat memilih Garut dan Priangan Timur sebagai tujuan wisata. Seperti ke Kamojang, Cipanas, serta jalur penghubung selatan Nagrek dan sekitarnya," ujarnya.

Stok BBM di Garut akan dipasok dari BBM berasal dari Fuel Terminal Ujungberung, Padalarang, dan Tasikmalaya.


Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA