Maman Imanulhaq: Internalisasi Idelogi Negara Harus Dipupuk Sejak Dini

Daerah

Senin, 2 Desember 2019 | 18:55 WIB

191202185655-maman.jpg

ist

AKSI-aksi teror yang masih terjadi mengindikaiskan negara belum lepas dari ancaman paham radikalisme dan terorisme. Oleh karena itu, internaliasi ideologi negara harus terus dikuatkan sejak dini.

Hal itu diutarakan oleh Anggota MPR RI, KH. Maman Imanulhaq, pada acara Sosialisasi Pancasila, NKRI, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika di Aula Pertiwi, Pondok Pesantren Al-Mizan, Jatiwangi, Majalengka, beberapa waktu lalu.

Dalam rilis yang diterima galamdianews, Senin (2/12/2019), menurut Maman, sekolah dan pesantren merupakan lembaga pendidikan yang penting dan strategis untuk menguatkan ideology Pancasila. Para kiai, guru, dan ustadz mempunyai tugas untuk penting, yakni menginternalisasikan ideologi Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI kepada para santri dan siswa.

"Ideologi yang tertanam kuat sejak dini pada anak, akan mampu menangkal paham-paham radikal dan terorisme,” kata Anggota DPR/MPR Fraksi PKB itu.

Ia menyebutkan, hal lain yang tidak kalah penting adalah menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan anak muda. Hal ini penting, karena cinta tanah air adalah modal besar bagi bangsa dan negara ini untuk tetap eksis.

"Ideologi bangsa yang terinternalisasi dengan kuat akan mewujud dalam kecintaan terhadap tanah air yang mendalam," tutur Maman.

“Sejak dulu kami akan tanamkan nasionalisme yang kuat pada seluruh masyarakat Indonesia dengan berbagai kegiatan," tuturnya.

Ia menyakini, jika anak asuhnya yang berada di pesantren maupun di bawah yayasanya tidak akan pernah mampu dipengaruhi paham-paham radikalisme, intoleransi, bahkan anti kebangsaan. Bahkan ia menjamin anak didiknya akan ikut berkontribusi besar bagi pembangunan bangsa dan tampil sebagai pioner ditengah-tengah masyarakat dalam memberikan pemahaman tentang nasionalisme.

"Kami sudah menekankan agar para santri atau siswa harus menjadi generasi bangsa yang cinta akan tanah air dan mampu berkiprah banyak untuk pembangunan bangsa dan masyarakat," kata Maman yang juga pengasuh Ponpes Al-Mizan Jatiwangi ini.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA