Hadapi Musim Hujan, Tagana Kabupaten Garut Gelar Pelatihan Penanggulangan Bencana

Daerah

Minggu, 1 Desember 2019 | 18:45 WIB

191201184829-hadap.jpg

Agus Somantri

TARUNA Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Garut saat menggelar pelatihan di Taman Makam Pahlawan Tenjolaya, Kelurahan Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Ahad (1/12/2019).

JELANG musim penghujan yang biasanya diikuti dengan banyaknya bencana alam di Kabupaten Garut, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Garut, menggelar pelatihan bagi para anggotanya dalam melakukan penanggulangan bencana.

Pelatihan kali ini, terbilang berbeda karena para kader Tagana dilatih penanggulangan bencana berdasarkan 8 klaster penanggulangan bencana, yang telah ditetapkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) lewat Keputusan BNPB Nomor 173 tahun 2015.

Ketua Tagana Kabupaten Garut, Sana Santana, mengatakan ada 8 kluster penanggulangan bencana yang ditetapkan BNPB. Delapan klaster tersebut di antaranya adalah kesehatan, pencarian dan penyelamatan, logistik, pengungsian dan perlindungan, pendidikan, sarana dan prasarana, ekonomi dan pemulihan dini.

Menurut Sana, pelatihan kader berbasis klaster penanggulangan bencana tersebut dilakukan untuk meningkatkan kompetensi kader dalam penanggulangan bencana. Sehingga, pada saat bencana terjadi para kader sudah bisa menempatkan dirinya dalam klaster-klaster yang telah ditetapkan BNPB.

“Ada 23 orang anggota muda yang mengikuti pelatihan ini, pematerinya didatangkan dari Tagana Training Centre Bogor,” ujarnya, Ahad (1/12/2019).
Sana menyebutkan, pembagian klaster penanggulangan bencana memudahkan upaya penanggulangan bencana. Karena, para relawan sudah bisa langsung melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai dengan klaster yang telah ditetapkan. Selain itu, para kader juga bisa memiliki spesialisasi tugas bagi dirinya masing-masing.

“Semua kader harus faham tiap-tiap klaster yang ada, tapi mereka bisa memperdalam dan mengambil spesialisasi tugas sesuai dengan kemampuan mereka, bisa saja ada yang spesialisasi kesehatan, pendidikan hingga pencarian dan penyelamatan,” ucapnya.

Sana pun berharap, dengan adanya peningkatan kompetensi para anggota Tagana sesuai dengan klaster-klaster penanggulangan bencana, maka upaya penanggulangan bencana di Kabupaten Garut bisa lebih baik lagi.

Pelatihan penanggulangan bencana berbasis klaster oleh Tagana Kabupaten Garut, digelar selama tiga hari dengan mengambil tempat Taman Makam Pahlawan Tenjolaya di Kelurahan Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

"Para kader, secara intensif diberi pemahaman dan latihan lapangan soal klaster penanggulangan bencana," katanya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA