GGW : Divonis 1 Tahun Penjara Kadispora Garut Layak Dicopot

Daerah

Kamis, 21 November 2019 | 23:35 WIB

191121232619-ggw--.jpg


KEPALA Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadsipora) Kabupaten Garut, Kuswendi dijatuhi hukuman selama 1 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Garut, Kamis (21/11/2019). Putusan tersebut terkait kasus pembangunan Bumi Perkemahan (Buper) di kaki Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler.

Adanya putusan Pengadilan Negeri (PN) Garut, Kadiv. Monitoring Garut Governance Watch (GGW) Kalamullah Apandi, mengaku kecewa dengan vonis kurungan selama 1 tahun dan denda Rp 1 Milyar yang dijatuhkan PN.

"Ya, kami kecewa atas putusan PN dalam sidang yang digelar oleh Pengadilan Negeri. Kendati demikian memberikan apresiasi dalam penanganan proses hukum yang berjalan sangat panjang," ujarnya, Kamis (21/11/2019) malam.

Dikatakan Kalamullah, dengan sudah ada ketetapan hukum atau vonis bersalah, Bupati Garut harus segera mengambil keputusan terkait nasib orang nomor satu di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). Keputusan yang tepat adalah memberhentikan jabatan dari Kadispora dan mengangkat Plt.

"Sekarang sudah dinyatakan bersalah dan mendapatkan vonis 1 tahun penjara, Bupati Garut harus berani untuk memberhantikan jabatannya karena akan mengganggu dalam konerja sebagai Kadispora," tandasnya.

Setelah dijatuhi hukuman 1 tahun penjara, kata Kalam, Kadispora belum memberikan keputusan untuk mengambil langkah hukum. Bahkan diberi waktu selama 7 hari oleh PN untuk menentukan sikapnya.

"Selain mendorong Bupati Garut untuk memberhentikan dari jabatan Kadispora, kami juga akan menuntut untuk dilakukan pemecatan dari ASN. Apalagi setelah menjalani proses hukuman kasus lainnya seperti SOR Ciateul sudah menunggu dan sudah ditetapkan sebagai tersangka pula," ucapnya.

Ia mengaku, meskipun sudah dijatuhi vonis oleh PN, kasus lainnya juga harus tetap berjalan. Termasuk kasus pembangunan SOR Ciateul. Yang mana pihak Kepolisian sudah menetapkan Kadispora Garut sebagai tersangka.

"Biar fokus menghadapi proses hukumnya, kami sangat setuju kalau jabatan sebagai Kadispora dicopot," tegasnya.

Hingga berita ini dilaporkan, belum ada keterangan resmi dari Bupati Garut, Rudy Gunawan dan Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA