Ratusan Siswa SDN I Bayongbong Dipotong Rambut Secara Gratis

Daerah

Rabu, 20 November 2019 | 19:33 WIB

191120193501-ratus.jpg

Agus Somantri

Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Bayongbong mendapatkan kesempatan untuk cukur gratis pada peringatan Hari Anak Sedunia, Rabu (20/11/2019).


RATUSAN siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Bayongbong, Kabupaten Garut mendapatkan kejutan istimewa di Hari Anak Sedunia yang jatuh pada hari ini, Rabu (20/11/2019). Mereka mendapatkan kesempatan untuk potong rambut secara grastis.

Dengan menggunakan pelataran sekolah sebagai lokasi cukur rambut, para siswa nampak berjejer rapi duduk di kursi yang sudah disediakan. Mereka pun nampak sumringah saat sejumlah tukang cukur mulai memotong rambut mereka.

Ridwan (11), siswa kelas V SDN 1 Bayongbong mengaku sangat senang dengan adanya cukur gratis tersebut. Apalagi kegiatan ini baru pertama kalinya digelar pihak sekolah. Ia pun mengaku tak mau melewatkan kesempatan tersebut.

"Senang sekali apalagi gratis. Dicukurnya juga ramai-ramai bersama teman-teman," ujarnya disela kegiatan cukur gratis, Rabu (20/11/2019).

Menurut Ridwan, selain gratis, mode rambut pun bisa diminta sesuai yang diinginkan. Sehingga hasil potongan rambut pun nampak berbeda dengan beberapa siswa lainnya.

"Apalagi pakai pomed (minyak rambut), jadi bagus juga hasil potongan rambutnya," ucapnya.

Hal senada diungkapkan Asep (10), siswa kelas IV. Ia berharap kegiatan cukur gratis seperti ini rutin dilakukan pihak sekolah. Bahkan kalau bisa digelar setiap satu bulan sekali.

"Jadi kan uang yang buat dicukurnya dari orang tua bisa untuk jajan," katanya sambil tersenyum.

Rijal Fadilah alias Abah Atrox dari Abah Atrox Barbershop, mengatakan, dalam kegiatan cukur gratis itu dirinya sengaja membawa sebanyak 20 siswa calon tukang cukur profesional ke lokasi kegiatan.

Rijal menyebutkan, bagi pihaknya kegiatan tersebut memiliki keuntungan ganda. Selain untuk meningkatkan skill bagi para siswanya yang merupakan calon tukang cukur profesional, juga ada misi sosialnya.

Ia pun berharap, kegiatan tersebut tak hanya digelar pada Hari Anak Nasional saja. Akan tetapi bisa juga menjadi agenda rutin dari pihak sekolah. Ia mengaku siap kapan saja membantu bila dibutuhkan. "Bagi kami senang saja, asalkan membutuhkan bisa kontak kami. Kami siap membantu kapan saja," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN I Bayongbong, Kabupaten Garut, Nia Siti Julaeha mengaku sangat mengapresiasi dan menyambut baik kegiatan cukur gratis bagi para muridnya.

"Atas nama pihak sekolah, saya mengucapkan terima-kasih sekali dengan adanya kegiatan (cukur gratis) ini," katanya.

Nia menuturkan, kegiatan cukur gratis itu mampu menjawab kebutuhan pihak sekolah dalam menciptakan siswa yang rapi dalam berpenampilan. Selain itu, kegiatan juga sekaligus menjawab penolakan adanya razia dari orang tua siswa.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA