Harga Kebutuhan Pokok Stabil, Sektor Industri Diharapkan Pakai BBM Non Subsidi

Daerah

Selasa, 19 November 2019 | 19:40 WIB

191119194249-harga.jpg

Septian Danardi

Pedagang sayur di pasar tradisional Tasikmalaya tengah melayani pembeli, Selasa (19/11/2019). Harga kebutuhan pokok hingga kini masih stabil.


HARGA kebutuhan pokok stabil di wilayah Priangan Timur. Diskopindag Tasikmalaya berharap, masyarakat dapat menggunakan bahan bakar non subsidi untuk mendukung program subsidi tepat sasaran.

Sesuai dengan aturan Pemerintah, bahan bakar subsidi memiliki alokasi khusus. Seperti Biosolar, yang merupakan BBM Tertentu hanya diperuntukkan bagi industri rumah tangga, usaha mikro, usaha pertanian, usaha perikanan, transportasi dan pelayanan umum, termasuk juga kendaraan pribadi dengan kapasitas mesin yang kecil, sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014.

Kepala Bidang Perdagangan di Dinas Koperasi Industri dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya, Herni Herliani SPd, MSi menyebutkan, ketersediaan Biosolar turut mempengaruhi pergerakan harga barang-barang di masyarakat. Dalam dua pekan terakhir ini, berdasarkan pantauan pasar dinas terkait harga bahan pokok di pasar tradisional, sampai saat ini bahan pokok masih lancar, sehingga harga-harga bahan pokok tersebut juga cenderung tidak bergerak.

"Sampai sekarang masih stabil, meski sayuran ini kebanyakan didatangkan dari daerah yang jelas menggunakan angkutan. Pemerintah juga tetap menjaga harga bahan pangan agar stabil," katanya saat ditemui, Selasa (19/11/2019).

Pihaknya juga mengapresiasi langkah cepat pihak Pertamina dalam menangani permintaan solar di Priangan Timur. Hal ini jelas sebagai bentuk perhatian terhadap para pelaku ekonomi kelas bawah dan masyarakat pada umumnya.

Ia pun berharap penyaluran BBM bersubsidi bisa tepat sasaran. Sebab, BBM bersubsidi kerap dikonsumsi masyarakat yang secara ekonomi tergolong mampu. "Kami harap, masyarakat golongan mampu, agar menggunakan BBM nonsubsidi yang ketersediaannya memang lebih banyak, sehingga BBM subsidi dapat dinikmati oleh penggunanya sesuai ketentuan," ujarnya.

Salah satu pedagang sayur di Pasar Singaparna Hidayat (24) mengatakan, untuk harga masih normal tidak ada lonjakan harga ataupun kenaikan yang mencolok. "Dalam sepekan ini tidak ada harga yang naik, hanya saja ada kenaikan harga buncis itu pun dikarenakan pasokan sayur berkurang akibat musim kemarau," katanya.

Unit Manager Communication & Relations Pertamina MOR III, Dewi Sri Utami mengatakan, stok BBM Pertamina dalam kondisi aman. Masyarakat tidak perlu khawatir, Pertamina telah menambah suplai solar untuk ketersediaan yang lebih merata.

Bagi masyarakat pengguna bahan bakar diesel, kata Dewi, Pertamina juga menyediakan varian BBM alternatif untuk kendaraan bermesin diesel yakni Dexlite & Pertamina Dex yang tersedia di SPBU, yang memiliki kualitas lebih baik. 

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA