Organda Apresiasi Langkah Cepat Pertamina

Daerah

Senin, 18 November 2019 | 19:40 WIB

191118193449-organ.jpg

Septian Danardi

Armada angkut dan bus saat mengisi bahan bakar solar di salah satu SPBU di Tasikmaya.


PASCApenambahan pasokan Biosolar di SPBU Pertamina, Organda mengapresiasi perhatian Pertamina kepada masyarakat pengguna Biosolar.

Pertamina terus memastikan tersedianya pasokan Biosolar di wilayah Priangan Timur. Stok bahan bakar untuk kendaraan diesel ini dipasok dari Fuel Terminal (Terminal BBM) Tasikmalaya dan Fuel Terminal Bandung Group.

Ketua Organda Kota Tasikmalaya, Irwan Nurkomara mengatakan, pihaknya sempat melakukan komunikasi dan koordinasi dengan semua pihak terkait kebutuhan bahan bakar jenis Biosolar. Sebagai usaha di sektor transportasi, BBM menjadi faktor penting supaya tetap bisa beroperasi.

Pihaknya menyampaikan apresiasinya atas perhatian pihak Pertamina juga pihak Pemerintah yang mau menampung aspirasi para pengusaha angkutan, para awak sopir bus maupun armada angkut lainnya.

"Alhamdulillah Pertamina dapat bergerak cepat dan alhmdulillah pasokan aman. Kami berterima kasih atas semua pihak yang mendukung sehingga aspirasi kami didengarkan dan diakomodir." katanya, saat ditemui diruang kerjanya, Senin (18/11/2019).

Dikatakannya, fungsi Organda sebagai pasilitator dalam menyampaikan kebijakan Pemerintah. Selain itu juga jika ada keberatan dari para pengusaha atas kebijakan Pemerintah tersebut maka bisa disampaikan melalui Organda, seperti terkait dengan kebutuhan BBM.

"Fungsi Organda kan menjadi fasilitator atau penyambung lidah dua arah. Menyampaikan setiap kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah ke anggota organda atau kepada para pengusaha angkutan. Juga apabila ada keberatan atas kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah yang dirasakan oleh para pengusaha, kami juga Organda yang akan menyampaikannya pada Pemerintah sampai tuntutan itu dipenuhi, walaupun harus sampai turun kejalanan/ mogok operasi. Namun aksi tersebut, ditujukan untuk menyampaikan aspirasi," terangnya.

Tapi, harapanya terkait masalah kejadian seperti ini, Pemerintah lebih peka supaya tidak harus ada aksi. "Karena ini kan bukan hanya menyangkut angkutan saja, secara global ini kepentingan rakyat seluruh Indonesia," katanya.

Dikatakannya, sejumlah SPBU di kawasan Tasikmalaya sudah mulai normal kembali dan pasokan solar untuk bahan bakar angkutan sudah aman. Cepat tanggap ini diapresiasinya sebagai langkah dalam merespon aspirasi para pengusaha angkutan ataupun para sopir bus dan armada angkut lainnya.

Disinggung soal bahan bakar alternatif Dexlite, kata Irwan, saat ini hal tersebut perlu dikaji untuk dampaknya terhadap beban operasional. Sebab harganya bisa dikatagorikan lebih mahal dari Biosolar. Sehingga para sopir tetap memburu solar bersubsidi di SPBU-SPBU.

Meski demikian bisa saja para pengusaha beralih menggunakan Dexlite. Namun risikonya harus dilakukan kenaikan tarif angkutan yang pastinya akan memberatkan masyarakat atau penumpang. Akan tetapi, pihaknya tidak semudah itu menaikan tarif pihaknya juga memikirkan dampak yang lebih luas.

Sementara Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR III Dewi Sri Utami mengatakan, pasokan solar untuk wilayah Priangan Timur dipastikan aman. Dikatakannya, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III Pertamina bahkan melakukan pemantauan penyaluran solar dari Fuel Terminal hingga ke SPBU selama 24 jam, seiring dengan diaktifkannya Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) mulai 15 November 2019.

Menurut Dewi, pasokan solar untuk memenuhi kebutuhan akan terus digelontorkan sesuai kebutuhan bahkan ada penambahan. Apabila masyarakat memiliki keluhan mengenai ketersediaan BBM dan LPG dapat menghubungi Pertamina melalui Call Center 135.

"Sampai hari ini pasokan BBM terutama untuk produk Biosolar aman. Pada Sabtu 16 November, kami sudah meningkatkan penyaluran lebih dari 20 persen dari penyaluran bulan Oktober," katanya.

Dewi menambahkan, Pertamina juga menyediakan varian BBM alternatif utk kendaraan bermesin diesel dengan kualitas yang lebih baik yakni Dexlite dan Pertamina Dex yg tersedia di SPBU.

Di area Priangan Timur, terdapat 66 SPBU outlet Dexlite dan 30 SPBU outlet Pertamina Dex, salah satunya berada di SPBU 3446103 Jl. RM. Martadinata Cipedes Kota Tasikmalaya.

Stok Biosolar di Fuel Terminal (Terminal BBM) Tasikmalaya yang memasok SPBU di wilayah Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Pangandaran berada dalam kondisi aman. Demikian juga untuk pasokan SPBU di wilayah Garut yang berasal dari Fuel Terminal Bandung Group.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA