Inilah 4 Faktor Penyebab Kematian Ibu dan Bayi

Daerah

Rabu, 13 November 2019 | 15:39 WIB

191113154014-inila.jpg

Ade Hadeli


DIREKTUR Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang H.Aceng Solahudin mengatakan, ada empat faktor penyebab kematian ibu dan bayi.

Faktor itu mencakup empat "terlambat". Meliputi terlambat panggil dan penanganan bidan. Terlambat dalam perjalanan dan tindakan.

"Itulah empat faktor, yang selama ini jadi penyebab kematian ibu dan bayi, " kata Aceng , saat menggelar jumpa pers di Ruang OK RSUD Sumedang, Rabu (13/11/2019).

Menurut dia, berdasarkan data medis terjadinya kematian ibu dan bayi yang pernah ditangani pihaknya, juga akibat adanya penyertaan penyakit yang diderita ibu bersalin. Misalnya pernah menangani ibu bersalin yang mengalami gangguan jantung dan stroke.

"Selain itu ada juga kasus ibu bersalin yang datang (dirujuk) ke RSUD dalam kondisi buruk. Di mana kondisi seperti itu, sangat rentan mengakibatkan ibu dan bayi meninggal. Meski begitu, petugas kami selalu berjuang secara maksimal untuk menyelamatkan mereka," tandasnya.

Sementara itu, setiap bulannya tidak kurang dari 300 persalinan yang ditanganinya. Jika dibandingkan dengan angka kematian ibu dan bayi, persentasenya relatif kecil. Seperti halnya pada 2018 terjadi 8 kematian ibu dan bayi. Sedangkan data 2019 ada 9 kasus.

Meski angka itu cukup kecil, namun pihaknya akan terus berusaha untuk menekan angka kematian ibu dan bayi di Kab.Sumedang.

"Diantaranya dengan menggulirkan program Si Jari Mas. Berupa aplikasi jejaringan rujukan dari Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Dasar ( Poned) ke Pelayanan Obstetri Neonatal Emergency Komprehensif)," ujarnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA