Bupati Sumedang Minta Insan Kesehatan untuk Terus Tingkatkan Kinerja

Daerah

Selasa, 12 November 2019 | 18:50 WIB

191112185214-bupat.jpg


BUPATI Sumedang H.Dony Ahmad Munir, meminta kepada insan kesehatan untuk terus meningkatkan kinerja, pengabdian dan kreatifitas,  terutama  dalam rangka menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta pengentasan stunting.

Hal itu disampaikan Bupati saat menjadi Pembina Apel Hari Kesehatan Nasional Ke-55, di halaman Gedung Induk Pusat Pemerintah Kab. Sumedang, Selasa (12/11/2019).

Untuk itulah apa yang selama diprogramkan harus diimplementasikan dalam kehidupan keseharian,  sesuai dengan tema Hari Kesehatan Nasional tahun ini adalah"Generasi Sehat, Indonesia Unggul". “Pada gilirannya, semua program yang dilaksanakan insan kesehatan, dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Dony.

Insan kesehatan juga dituntut untuk mengedepankan upaya promotif dan preventif,  dengan tidak melupakan upaya yang telah dilakukan dalam rangka kuratif dan rehabilitatif.

Generasi yang sehat, jiwanya akan kuat dan ada produktifitas dalam bekerja. Setelah produktif, akan memiliki daya saing. Jika telah memiliki daya saing, akan memiliki keunggulan berkompetisi. Kalau memiliki keunggulan berkompetisi, akan bisa bersaing. "Sehubungan itu, saya  memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh insan kesehatan yang telah berjuang mengabdikan dirinya, guna meningkatkan derajat kesehatan di Kabupaten Sumedang," tandasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati menyerahkan penghargaan kepada Puskesmas pemberi layanan terbaik menurut Survei Kepuasan Masyarakat Tahun 2019, penghargaan tenaga kesehatan teladan tingkat Kabupaten Sumedang tahun 2019, penghargaan Mitra Bakti Husada" dari Kementerian Kesehatan RI kepada PT. Kahatex.  Penghargaan kepada Ketua Tim GP2SP, penghargaan pemegang program terbaik kesehatan haji. Penghargaan pemegang program terbaik TB/HIV. Penghargaan pemegang program terbaik penyakit tidak menular, penghargaan terbaik I lomba sekolah sehat. Penghargaan kepada SKPD, BUMD, organisasi profesi yang mencapai realisasi terget bulan dana kemanusiaan PMI tahun 2019, dan penghargaan Duta Apoteker Cilik Kabupaten Sumedang tahun 2019.

Terakhir dilakukan pula Launching program Sijarimas dan Sisrute ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Bupati.

Program Sijarimas merupakan program yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan untuk membantu mempercepat penurunan angka kematian Ibu dan angka kematian bayi, melalui sebuah aplikasi untuk mempermudah rujukan antara perujuk dan penyedia layanan rujukan.

Sedangkan progran Sisrute (Sistem Rujukan Terintegrasi) merupakan media komunikasi dan informasi yang dapat menghubungkan data pasien dari tingkat layanan lebih rendah ke tingkat layanan lebih tinggi atau sederajat. Dengan tujuan untuk mempermudah dan mempercepat proses rujukan pasien.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA