Kejari Garut Masih Terus Selidiki Dugaan Korupsi BOP dam Pokir DPRD Garut

Daerah

Selasa, 12 November 2019 | 17:54 WIB

191112175535-kejar.jpg


KEPALA Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut, Azwar, S.H., mengatakan penanganan dugaan kasus korupsi Biaya Operasional (BOP) dan anggaran Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Garut masih terus dalam penyelidikan. Termasuk menambah tim menjadi 14 orang.

"Nantinya tim yang ditambah menjadi 14 orang akan fokus melakukan penyelidikan. Termasuk akan memanggil seluruh anggota DPRD periode 2014-2019 kembali, sebelum target bulan November rampung," katanya, Selasa (12/11/2019).

Dikatakan Azwar, selain akan memanggil seluruh anggota DPRD periode 2014-2019, mantan Ketua DPRD Garut, Ade Ginanjar akan dimintai keterangannya serta mantan Sekda Garut Iman Alirahman jika diperlukan.

"Untuk membongkar kasus ini harus dilakukan secara hati-hati tidak bisa gegabah dalam mengambil keputusan. Perlu waktu dalam menuntaskannya," ucapnya.

Intinya kata Azwar, masyarakat Garut dan aktivis penggiat anti korupsi harus memberikan kepercayaan terhadap lembaga Kejaksaan, dan menuntaskan kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Garut. "Kami meminta bersabar semua pihak, kita ingin menuntaskan kasus dugaan korupsi ini dan tidak mau ada tekanan politis," katanya.

Ia mengaku, target penyelidikan dugaan kasus korupsi BOP dan Pokir bisa diselesaikan pada November tahun ini. Yang mana nantinya akan ada titik terang apakah kasusnya dilanjutkan ke penyidikan atau dihentikan.

Ketika didesak kapan akan dilakukan pemanggilan terhadap mantan Ketua DPRD Garut, Ade Ginanjar, Azwar tidak memberikan jawaban secara detail hanya saja pemanggilan akan dilakukan termasuk pada mantan Sekretaris Daerah, Iman Alirahman.

"Kita belum bisa memberikan jawaban secara detail sudah sampai mana proses penyelidikannya. Hanya saja kita terus melakukan evaluasi perkembangannya," akunya.

Diketahui setelah ramainya kasus dugaan BOP dan Pokir di lingkungan DPRD Garut, penyidik Kejaksaan Negeri Garut sudah memeriksa kalangan ASN dan beberapa anggota DPRD Garut.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA