Kasus Pokir dan BOP, Jaksa Periksa Eks Anggota DPRD Garut

Daerah

Senin, 11 November 2019 | 19:23 WIB

191111192432-kasus.jpg

Agus Somantri

Salah seorang mantan anggota DPRD Garut saat menjalani pemeriksaan di Kantor Kejari Garut, Jalan Merdeka, Kabupaten Garut, Senin (11/11/2019).


KEJAKSAAN Negeri (Kejari) Garut memeriksa empat orang anggota dan mantan anggota DPRD Garut, Senin (11/11/2019). Keempat orang tersebut diperiksa untuk dimintai keterangannya terkait dugaan kasus koruspsi dana Pokok Pikiran (Pokir) dan Biaya Operasional (BOP) di DPRD Garut.

Berdasarkan pantauan galamedianews.com, keempat orang anggota dan mantan anggota DPRD Garut tersebut yaitu Agus Iswadi dari Fraksi PPP serta Dadan Hidayatuloh dari Fraksi PKB. Keduanya merupakan mantan Wakil Ketua DPRD Garut periode 2014-2019.

Selanjutnya, Ayi Nurlubis dari Fraksi PAN (mantan anggota DPRD Garut periode 2014-2019) dan Jajang Nurjaman dari Fraksi PKS yang kini terpilih kembali menjadi anggota DPRD Garut periode 2019-2024.

"Ya, dua orang merupakan mantan unsur pimpinan dewan, dan dua lagi anggota," ujar Kasi Intel Kejari Garut, R Mohamad Taufik, di Kantor Kejari Garut, Jalan Merdeka, Kabupaten Garut, Senin (11/11/2019).

Menurut Taufik, dari empat orang yang dilakukan pemanggilan tersebut hanya tiga orang yang datang memenuhi panggilan. Sedangkan satu orang lainnya, yaitu Dadan Hidayatuloh yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Barat tidak bisa datang karena sedang ada kegiatan.

Taufik menyebutkan, hingga saat ini pihaknya sudah memeriksa sedikitnya 15 orang yang terdiri dari unsur dewan. Secara bertahap, semua anggota DPRD Garut akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

"Semuanya (anggota dewan) akan kami periksa. Pemeriksaan dilakukan secara maraton dari pagi hingga sore hari," ucapnya.

Taufik menuturkan, pihaknya mengupayakan kasus dugaan korupsi dana Pokir dan BOP ini bisa secepatnya diselesaikan. "Pak Kajari sendiri memberikan tengat waktu sampai akhir bulan ini. Kami akan coba upayakan," katanya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA