Warga Manfaatkan Penghapusan Denda Pajak Kendaraan

Daerah

Minggu, 10 November 2019 | 17:11 WIB

191110171154-warga.jpg

Dally Kardilan


WARGA Kabupaten Subang menyambut baik program penghapusan denda tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang digulirkan Pemprov Jabar melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar. Program itu mulai berlaku sejak hari ini hingga 10 Desember 2019.

Pantauan galamedianews.com, kendaraan Samsat Keliling yang rutin setiap hari Ahad mangkal di depan Terminal Sukamelang Jalan Darmodiharjo, Subang tampak dipadati warga.

"Di antara mereka ada yang langsung membayar pajak, ada juga yang sekedar nanya soal penghapusan pajak. Tapi memang ada peningkatan jumlah pengunjung," kata seorang petugasnya.

Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Subang, Oom Nurrohmah yang dihubungi terpisah membenarkan program tersebut. Menurut Oom, selama 1 bulan ada kekhususan bagi para penunggak pajak lebih dari lima tahun hanya perlu membayar empat tahun pajak sebelumnya, tanpa harus membayar denda, atau penunggak hanya dikenakan pajak pokoknya saja.

Selain itu, penunggak pajak di bawah lima tahun pun mendapatkan keringanan yang sama yaitu membayar pokok pajak tanpa harus membayar denda. "Ini suatu peluang yang belum tentu tahun depan digulirkan lagi. Sehingga manfaatkanlah program ini sebaik-baiknya," kata Oom.

Selain membebaskan denda PKB, menurutnya program yang berlaku serentak di semua daerah di Jabar ini juga menghapus pokok pajak bagi kendaraan bermotor yang menunggak lebih dari lima tahun. Sehingga, pajak pokok yang dibayarkan cukup empat tahun saja.

"Jadi misalnya ada yang menunggak lima, enam, tujuh tahun, dan seterusnya, bayarnya hanya empat tahun saja, plus dendanya juga dibebaskan," tuturnya.

Oom pun meyakini, target PKB yang menjadi salah satu urusannya sebesar Rp 137,6 miliar akan tercapai. Pasalnya, hingga bulan Oktober lalu sudah terealisasi Rp 116,4 miliar. Bahkan diharapkan akan ada penambahan pemasukan di luar target PKB pada tahun 2019 ini.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA