Bambang Riyanto : Jadi Kasatpol PP "Kudu Raja Tega"

Daerah

Kamis, 7 November 2019 | 17:12 WIB

191107171407-bamba.jpg

Ade Hadeli


DEMI menegakan Peraturan Daerah (Perda) sudah menjadi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) yang harus dilaksanakan serta tidak bisa ditawar-tawar lagi. "Karena itu, tugas selaku Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP), harus siap dengan segala risikonya bahkan "kudu raja tega". Dan disitulah tantangannya," ujar Kepala Satpol PP Kabupaten Sumedang, Bambang Riyanto, ketika ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/11/2019).

Misalnya, dalam upaya mendukung kebijakan pimpinan, untuk melakukan penataan kota. "Pasukannya", harus dihadapkan dengan berbagai permasalahan dilapangan. Mulai dari menertibkan parkir liar dan pedagang kaki lima (pkl). Seperti halnya yang dilaksanakan di Kawasan Parkir Taman Kota dan Jalan Tampomas.

Mereka harus beradu urat syaraf dengan berbagai "kekuatan" yang diduga sebagai backing pkl. "Kewenangan kami sudah jelas, khusunya dalam hal penegakan Perda Nomor 7 Tahun 2014, tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat. Karena itu, kami tidak ragu untuk melakukan tindakan. Kudu raja tega, jika hasil kerja kami harus ada dampaknya," tandas Bambang.

Apalagi, apa yang mereka lakukan mendapat suport langsung dari Bupati Sumedang H.Dony Ahmad Munir. Sehingga suport pimpinan itu menjadi energi positif bagi pasukannya.

Sekarang saja sebut Bambang, sebanyak 80 personil disiagakan disejumlah lokasi, yang semula dikuasai PKL.

"Alhamdulillah, pak Bupati memberikan suport terhadap langkah yang kami lakukan dilapangan. Beliau pun mita agar apa yang kami lakukan itu, untuk dilanjutkan," imbuhnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA