Di Tengah Pandemi Corona, Seorang Pria Nekat Mencuri Pakaian Dalam Wanita

Crime Story

Senin, 18 Mei 2020 | 21:55 WIB

200518211001-di-te.jpg

dok

ilustrasi

KEPUTUSAN Pemerintah Singapura untuk melakukan pemutus sirkuit atau semi lockdown ternyata bukan jaminan dalam mencegah penyebaran virus Corona. Bahkan, ada seorang pria yang nekat keluar rumah untuk mencuri bra dan celana dalam wanita.

Setelah hampir sepekan tindakan semi lockdown diberlakukan, Lee Chee Kin, pria yang sebelumnya didakwa pengadilan. Ia mencuri pakaian dalam wanita nekat keluar rumah dengan niat mencuri lebih banyak lagi pakaian dalam.

Dia masuk tanpa izin ke rumah lewat gerbang belakang. Namun, dokumen pengadilan belum bisa membuktikan tindakan tersebut. Sementara itu, beberapa korban yang pakaian dalamnya dicuri oleh Lee menolak pengembalian barang-barang mereka.

Melansir Channel News Asia, pada Senin (18/5/2020), Lee mengakui perbuatannya itu dan dihukum atas 10 tuduhan, yang sebagian besar kasusnya adalah masuk ke rumah orang tanpa izin dan mencuri pakaian dalam. Dia juga mengaku bersalah atas tuduhan penyalahgunaan properti yang tidak jujur dan penggunaan kartu debit yang hilang secara tidak sah.

Lee mengatakan, mulai mencuri bra dan celana dalam wanita sejak tahun 2018. Hal itu dilakukan karena keinginannya mencuri. Dia pun menargetkan pakaian dalam yang akan dicuri berdasarkan penampilan barang-barang tersebut.

Setelah mengidentifikasikan pakaian dalam pilihannya, Lee kemudian memanjat gerbang belakang rumah yang menjadi sasaran dan memasuki area binatu atau halaman belakang tempat pakaian dalam itu digantung, lalu mencurinya. Kemudian, seperti dilansir kembali dari viva.co.id, dia meninggalkan tempat itu dengan cara yang sama. Lee menggunakan hasil curiannya untuk kepuasan seksualnya sendiri.

Total, Lee telah masuk tanpa izin ke lokasi seperti itu setidaknya pada 30 kesempatan dan mencuri sekitar 34 bra, 42 celana dalam wanita, dan sepasang tali bra.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA