Dirawat 2 Pekan, Korban Kekerasan dan Pemerkosaan Meninggal Dunia

Crime Story

Rabu, 12 Februari 2020 | 15:07 WIB

200212150855-diraw.jpg

dok

Lokasi ditemukannya korban

SETELAH dirawat selama dua pekan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat Cimahi, ZNS (15), korban penganiayaan dan perkosaan yang ditemukan tak sadarkan diri di semak belukar di Jalan Sentris Kampung Warung Muncang RT 01/RW 13, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, meninggal dunia, Rabu (12/2/2020).

Kabar tersebut disampaikan Kapolres Cimahi, AKBP M. Yoris Maulana Yusuf Marzuki pada pukul 13.00 WIB

"Assalamualaikum wr wb, korban penganiayaan dan percabulan/persetubuhan TKP  Jalan Sentris Cipageran atas nama ZNS baru saja meninggal dunia di RS Cibabat," kata Yoris kepada wartawan.

Dengan meninggalnya korban, maka pasal yang akan dialamatkan kepada tersangka NN dan NS akan bertambah.

"Ditambahkan Pasal 80 ayat 3 UU perlindungan anak (Kekerasan mengakibatkan meninggal dunia),  ancaman hukuman penjara paling lama 15 tahun," ungkap Kasat Reskrim Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro menambahkan.

"Saat inu korban masih di RS Cibabat, penyidik masih koordinasi dengan keluarga terkait autopsi di Rumah Sakit Sartika Asih, Kota Bandung," kata  Yohannes.

Baca Juga: Diduga Korban Kekerasan, Remaja Putri 15 Tahun Ditemukan Bersimbah Darah

Diberitakan sebelumnya, seorang gadis muda yang belakangan diketahui berinisial ZNS ditemukan tak sadarkan diri di semak belukar Kampung Warung Muncang RT 01/RW 13, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Rabu (29/1) malam.

Gadis yang diperkirakan berusia 15 tahun itu pertama kali ditemukan oleh Didin (45) warga setempat, dibawah bilah bambu dengan kondisi wajah penuh luka dan darah.

Menurut Didin, saat itu ia sedang mengecek kebun tomatnya. Saat akan pulang, ia mendengar ada suara rintihan orang kesakitan, yang awalnya ia kira merupakan suara burung.

"Setelah saya senter ternyata ada kaki orang di bawah turus (bilah bambu). Saya langsung teriak panggil teman, soalnya panik dan kaget juga," kata Didin saat ditemui, Kamis (30/1).

Ia kemudian menghubungi pengurus RT, RW, dan pihak kepolisian yang datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi ke RSUD Cibabat.

Hasil pemeriksaan sementara dari dokter bahwa bagian tangan dan kanan korban mengalami patah, luka di bagian belakang telinga kanan, serta wajah sebelah kanan mengalami memar.

"Memang saat ditemukan kondisinya itu antara sadar dan pingsan. Masih pakai baju dan celana, tapi bagian seletingnya itu agak terbuka," bebernya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA