Gara-gara Jual Motor Curian di Facebook, Dua Pemuda Ditangkap Polsek Ibun

Crime Story

Selasa, 21 Januari 2020 | 13:33 WIB

200121133444-gara-.jpg

Engkos Kosasih

Modus Baru, Pelaku Pencurian Pasarkan Sepeda Motor Hasil Kejahatan Melalui Media Sosial

POLSEK Ibun Polresta Bandung meringkus dua tersangka pelaku pencurian kendaraan roda dua, Selasa (21/1/2020). Kedua tersangka yang kini mendekam di jeruji besi Mapolsek Ibun, yakni DAT (23) dan AK (22) keduanya warga Kampung Cisero Desa Sudi Kecamatan Ibun.

Dari kedua tersangka, polisi menyita barang bukti berupa dua unit sepeda motor merek Yamaha M/X nopol D 3914 ZAX atau Nouvo dan merek Honda Revo Nopol D 2633 VCF yang diduga hasil pencurian. Selain itu satu buah obeng dengan panjang 10 cm yang digunakan para pelaku dalam melancarkan aksinya.

Kedua unit roda dua tersebut merupakan milik Erik Suryadi, warga Kampung Cibeet Desa Cibeet Kecamatan Ibun yang menjadi korban pencurian para pelaku kejahatan tersebut.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan melalui Kapolsek Ibun Iptu Carsono mengungkapkan,kedua tersangka beraksi di Kampung Cibeet Desa Cibeet Kecamatan Ibun pada Minggu 5 Januari 2020 dini hari pukul 01.00 WIB.

"Modus operandi yang dilakukan kedua tersangka dengan cara merusak kunci kontak dengan menggunakan obeng manual yang sudah disiapkan tersangka sebelumnya. Aksi pencurian dilakukan para tersangka pada saat kondisi sepi dan baru diketahui korban pada pagi harinya pukul 05.00 WIB," kata Carsono kepada wartawan di Mapolsek Ibun Jalan Omma Anggawisastra Kecamatan Ibun, Selasa (21/1/2020).

Melihat motor miliknya tidak ada di tempat, lanjut Carsono, korban, Erik Suryadi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Ibun.

Menerima laporan tersebut, imbuh Carsono, Polsek Ibun langsung menyelidikinya.

"Aksi pencurian itu mulai terungkap, setelah polisi mendapatkan informasi melalui media sosial Facebook ada jual beli sepeda motor Yamaha Nouvo. Foto sepeda motor milik korban itu terpampang di media facebook," ungkap  Carsono.

Untuk mengetahui siapa pemasang sepeda motor hasil pencurian itu, kata Carsono, petugas berusaha untuk komunikasi melalui media sosial tersebut. Petugas pun melakukan janjian pertemuan dengan pelaku di Ciparay.

"Setelah dilakukan pengecekan nomor polisi, rangka dan mesin sepeda motor itu, ternyata motor itu milik korban. Dari hasil temuan itu, polisi langsung mengembangkannya dan mengarah ke dua tersanga yakni  DAT dan AK," katanya.

Ia mengatakan, kedua pelaku melakukan aksi pencurian di satu lokasi dan langsung menggasak dua unit roda dua tersebut.

"Dari hasil pemeriksaan, pelaku melakukan aksi pencurian baru dua kali. Kami terus mengembangkan kasus pencurian tersebut. Dengan harapan di wilayah Mapolsek Ibun aman dan nyaman tidak ada lagi aksi pencurian," ujarnya.

Melalui imbauan Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan kepada masyarakat, kata Carsono, disaat melakukan parkir kendaraan roda dua di lokasi yang terang. Selain itu menggunakan kunci ganda dan jangan parkir di sembarangan tempat yang dapat mengundang pelaku kejahatan.

Atas perbuatannya itu, kedua tersanga DAT dan AK dijerat pasal 363 KUH Pidana tentang Pencurian. Para tersangka terancam kurungan penjara paling lama 7 tahun.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA