Polresta Bandung Tangkap 8 Pengedar Sabu-sabu dan Ekstasi

Crime Story

Senin, 20 Januari 2020 | 13:05 WIB

200120130634-polre.jpg

Engkos Kosasih

Polrestas Bandung Ciduk 8 Pengedar sabu-sabu dan Ekstasi

SATUAN Reskrim Narkoba Polresta Bandung mencinduk 8 tersangka pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi, Senin (20/1/2020). para tersangka yang kini mendekam di jeruji besi Mapolresta Bandung itu, yakni inisial A alias O, W alias Bule, Ec akias Erik, AM aloas Azis, BM alias Dado, LG alias Stun, DS alias Datuk, dan UA alias Ujang.

Para tersangka itu diduga para pemain lama pengedar narkoba di wilayah Kabupaten Bandung.

Dari tangan para tersangka, polisi mengamankan 113 gram sabu-sabu, 200 butir ekstasi, 7 handphone yang digunakan dan satu ATM untuk transaksi peredaran barang haram tersebut. Sabu-sabu tersebut diperkirakan senilai Rp70 juta.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, menegaskan, jajarannya berkomitmen dan konsen dalam pengungkapan penyalahgunaan narkoba.

"Pengungkapan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi itu, merupakan hasil pengungkapan sejak Desember 2019 lalu sampai sekarang Januari 2020 ini," kata Hendra kepada wartawan di Mapolresta Bandung Jalan Bhayangkara Soreang, Senin (20/1/2020)).

Terkait pengungkapan penyalahgunaan narkotika itu, Hendra mengatakan, polisi menerima enam laporan polisi dari berbagai jenis penyalahgunaan narkotika.

Hendra menegaskan, para tersangka itu dijerat Pasal 112 KUH Pidana, dan pasal 114 KUH Pidana tentang Narkotika. Terkait pasal yang disangkakan itu, para pelaku diancam hukuman mati, hukuman seumur hidup, dan ancaman kurungan minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun.  Selain itu, terancam denda Rp 10 miliar.

"Para tersangka itu telah membawa, menyimpan, menggunakan dan mengedarkan narkotika jenis shabu shabu dan ekstasi," katanya.

Ia mengatakan, sebelumnya diperkirakan di Kabupaten Bandung tak ada peredaran narkoba.

"Ternyata ada. Ini perhatian semua, kita konsen semua untuk memerangi penyalahgunaan peredaran narkoba," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA