Tentang Si Ramuan Herbal

Citizen Journalism

Senin, 23 Maret 2020 | 09:03 WIB

200323090446-tenta.jpg

ist

Penulis

TUMBUHAN  herbal adalah tumbuhan atau tanaman obat yang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan tradisional terhadap penyakit. Indonesia memiliki kekayaan alam yang begitu melimpah salah satunya adalah tanaman herbal. Tanaman herbal banyak dijumpai dimapun, dengan beragan jenis tanaman dan beragam pula manfaat yang dimilikinya.

Banyak tanaman herbal yang diolah kembali seperti menjadi jamu, obat tradisional, bumbu masak bahkan untuk kecantikan. Biasanya tanaman herbal tidak begitu dipentingkan oleh sebagian masyarakat, namun kali ini banyak masyarakat yang memburunya untuk dijadikan jamu ataupun ramuan herbal seiring dengan munculnya virus corona (Covid-19). Mengapa tanaman herbal banyak diburu?

Tanaman ini dipercayai dapat memperkuat daya tahan tubuh dari serangan penyakit, maka tak salah jika saat ini terjadi kelangkaan dan bahkan kenaikan harga pada tanaman herbal ini. Namun, tidak semua tanaman herbal dapat digunakan sebagai obat daya tahan tubuh terutama untuk menangkal virus corona. Ada beberapa tanaman yang dipercayai mampu menangkal virus tersebut diantaranya, jahe, serai, ketumbar, kunyit dan temulawak.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap ke 5 tanaman herbal tersebut maka terjadilah kenaikan harga pada masing-masing tanaman tersebut. Terbukti pada saat ini harga jahe menyentuh angkat Rp 80.000 per Kilogram, serai berkisar antara Rp 30.000 – Rp 51.000 per Kilogram, kemudian ketumbar sekitar Rp 52.000 per Kilogram, harga kunyit mencapai Rp 35.000 per Kilogram dan harga temulawak berkisar Rp 20.000 per Kilogram.

Meskipun harganya melonjak naik tanaman tanaman tersebut memiliki manfaatnya masing-masing di antaranya :

1) Jahe
- Menurunkan tekanan darah
- Melancarkan pencernaan
- Mencegah penggumpalan darah penyebab serangan jantung dan stroke
- Meringankan kram perut
- Menetralkan tubuh dari radikal bebas

2) Serai
- Menurunkan kolestrol
- Mencegah infeksi
- Menghilangkan kembung
- Menjaga kesehatan mulut

3) Ketumbar
- Mencegah dan mengobati diabetes
- Mencegah dan mengobati osteoporosis
- Mengatasi permasalahan mata
- Mencegah rematik

4) Kunyit
- Meningkat daya tahan tubuh
- Membantu meredakan peradangan
- Menjaga usus agar tetap sehat
- Menjaga berat badan

5) Temulawak
- Menurunkan kolestrol dalam darah
- Menyehatkan saluran pencernaan
- Mencegah obesitas dan diabetes
- Membantu mempercepat penyembuhan infeksi jamur

Manfaat dari tanaman herbal tersebut dapat diperoleh jika dikonsumsi dengan teratur dan diolah dengan baik dan benar. Karena manfaat tersebut tidak dapat dirasakan secara langsung namun dapat dirasakan jika mengkonsumsinya secara rutin.
Pengolahan yang tidak tepat justru dapat menurunkan dan menghilangkan zat-zat aktif yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dengan cara meminumnya khasiat jamu akan langsung masuk ke dalam tubuh, sehingga pengobatannya dimungkinkan akan berhasil dapat menyembuhkan penyakit.

Berikut adalah cara pengolahan tanaman herbal menurut Prof Dr drh Chairul Anwar Nidom dari Universitas Airlangga.

1) Bahan
- 1 buah sereh
- 1 jempol jahe
- 1 st ketumbar
- 2 jempol temulawak
- 1 jempol kunyit

2) Cara pembuatan
- Masukkan air 300 cc kedalam wadah.
- Masak sampai mendidih, kemudian kecilkan api sampai air tersisa sekitas 200 cc.
- Matikan api.
- Diamkan sampai hangat dan saring.
- Lalu siap untuk diminum.

Apabila tidak suka mengkonsmsi ramuan herbal karena rasanya yang aneh, ramuan herbal ini juga dapat dikonsumsi dengan mencampurkan susu ataupun madu agar rasanya manis. Biasakan konsumsi ramuan ini 1 x 2 hari secara rutin terutama di pagi hari dan malam hari. Ramuan herbal tidak memiliki efek samping berlebih seperti obat-obat kimia lainnya yang pada umumnya memiliki efek samping jika dikonsumsi secara berlebih.

Setiap tamanan herbal memilik kandungan antioksidan didalamnya. Antioksidan inilah yang membuat tanaman herbal banyak digunakan untuk berbagai macam penyembuhan ataupun pencegahan penyakit.namun, perlu diketahui efek samping ramuan herbal akan rendah jika digunakan secara tepat dan benar dengan memerhatikan beberapa aspek seperti, ketapatan takaran, ketepatan waktu pengguna, ketepatan cara pengguna, ketepatan pemilihan bahan, ketepatan pemilihan tanaman herbal sesuai dengan kebutuhan.

Akhir-akhir ini timbul penyakit baru yang bukan disebabkan oleh jasad renik, melainkan oleh gangguan metabolisme tubuh akibat konsumsi berbagai jenis makanan yang tidak terkendali serta gangguan faal tubuh yang sejalan dengan proses degenerasi. Penyakit ini dikenal dengan sebutan penyakit metabolik dan degeneratif.

Selain itu, banyak virus-virus baru bermuncuan yang penemuan obat nya sangat sulit dan bahkan membutuhkan waktu yang tak sebentar. Maka penggunaan tanaman herbal yang dijadikan ramuan sangat bermanfaat bagi tubuh dan peningkatan daya tahan tubuh.
    
Maka dari itu, jika kita hendak merasa tidak sehat cobalah untuk mengkonsumsi ramuan herbal ini. Selain mudah didapatkan dimana-mana, tanaman herbal juga dapat diolah menjadi apapun dengan mudah juga memiliki khasiat yang sangat baik bagi tubuh. Menjaga daya tahan tubuh juga adalah hal yang sangat penting ditengah gentingnya dunia dengan wabah virus corona.

Tetapi, perlu diingat kembali pengolahan tanaman herbal yang tidak baik akan merusak juga kandungan yang terdapat didalamnya atau bahkan hilang. Jadi jika ingin tetap memiliki kandungan atau khasiat yang baik, maka olah dengan benar perhatikan caranya atau bahkan menanyakan pada orang sudah sering membuatnya.

Semuanya kembali lagi pada diri sendiri, bergaya hidup sehat sebenarnya sangat perlu dilakukan karena dapat menguntungkan dan dapat menjadi kunci agar tubuh kita tidak mudah terserang penyakit juga virus-virus baru yang bermunculan.

Pengirim:
Vira Ifanie Salshabila
Mahasiswi Teknik Industri
[email protected]

Seluruh materi dalam naskah ini merupakan tanggung jawab pengirim. Gugatan, somasi, atau keberatan ditujukan kepada pengirim

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA