Tri Bambang Pamungkas Donasikan 50 Baju Hazmat kepada Tenaga Medis RSUD Soreang

Bandung Raya

Jumat, 22 Mei 2020 | 14:14 WIB

200522141605-tri-b.jpg

Engkos Kosasih

ANGGOTA DPRD Kabupaten Bandung Fraksi Partai NasDem, Tri Bambang Pamungkas, S.Farm., M.I.P., memberikan donasi alat pelindung diri (APD) kepada tenaga medis di RSUD Soreang, Jumat (22/5/2020). 

"Bantuan APD itu berupa baju hazmat untuk para petugas medis yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Bandung," kata Tri Bambang Pamungkas kepada galamedianews.com usai menyerahkan bantuan APD sebanyak 50 pcs di RSUD Soreang. 

Tri Bambang menuturkan, puluhan APD yang masih baru itu, dan jenisnya adalah jenis baju hazmat yang reuse (baru).

"Insya Allah APD ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi para dokter, tim  medis maupun tenaga kesehatan yang bertugas menjadi garda terdepan dalam penanganan percepatan Covid-19," kata Tri Bambang. 

Ia pun dalam memberikan bantuan APD tersebut memanfaatkan momentum di ujung bulan suci Ramadan atau dua hari lagi menjelang Lebaran Idulfitri. 

"Insya Allah menjadi amal jariyah yang baik di bulan Ramadan ini," harap Tri Bambang.

Ia mengatakan, memberikan bantuan APD itu untuk menjalankan program yang sudah digagas oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang bernama “NasDem Pedul” yang sudah berjalan hampir 2 bulan.

"Saya memberikan ini kepada para tenaga medis sebagai support untuk mereka yang sudah siap dan siaga merelakan waktunya untuk tetap mengabdi kepada negara kita yang sedang tertimpa bencana non-alam ini. Semoga ini bisa menjadi semangat baru, nafas baru untuk mereka para tenaga medis yang khsusnya di RSUD Soreang Kabupaten Bandung ini," tuturnya. 

Menurut Tri Bambang, memberikan bantuan APD ke RSUD Soreang karena ketika dirinya bertanya kepada pihak rumah sakit  memang masih kekurangan APD terutama baju hazmat ini.

"Kalau RSUD yang menjadi rujukan 'kan sudah terback-up oleh tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bandung yaitu Dinas Kesehatan. Jadi saya rasa tidak salah juga saya memberikan bantuan baju hazmat ini kepada RSUD yang bukan rujukan. Karena walaupun bukan RSUD rujukan pasien yang terpapar Covid-19 tidak menutup kemungkinan potensinya bisa sama," pungkasnya. 

 

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA